Pengaruh Terpaan Informasi Politik Melalui Media Sosial Terhadap Perilaku Pemilih Pemula dalam Pemilihan Presiden Republik Indonesia Tahun 2024 di Kota Makassar
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar dengan tujuan untuk, (1) menganalisis pengaruh paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk kriteria informasi (X1) dan sumber informasi (X2) secara simultan, (2) menganalisis pengaruh paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk kriteria informasi (X2) secara parsial, dan (3) menganalisis pengaruh paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk sumber informasi (X2) secara parsial terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan terlebih dahulu mendefinisikan konsep-konsep sebagai variabel terkait dan kemudian mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Untuk menjawab hipotesis yang dirumuskan, analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh dari informasi politik yang disampaikan melalui media sosial, baik dalam bentuk Kriteria Informasi (X1) dan Sumber Informasi (X2), secara simultan terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Makassar. Analisis data menggunakan SPSS versi 25 menunjukkan nilai F sebesar 42.516, yang melebihi nilai F-tabel sebesar 3.09. (2) Tidak ada pengaruh signifikan dari paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk Kriteria Informasi (X1) terhadap perilaku pemilih pemula. Perhitungan menunjukkan hubungan linear antara variabel independen eksogen Kriteria Informasi (X1) dan variabel endogen perilaku pemilih sebesar 0.118 atau 11.8%. Nilai t-hitung sebesar 0.869 lebih kecil dari nilai t-tabel sebesar 1.660, yang mengarah pada keputusan untuk menerima H0 dan menolak H1. Ini berarti bahwa Kriteria Informasi (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2019 di Makassar. (3) Ada pengaruh signifikan dari paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk Sumber Informasi (X2) terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Makassar. Perhitungan menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 4.262 lebih besar dari nilai t-tabel sebesar 1.660, yang mengarah pada keputusan untuk menolak H0 dan menerima H1. Ini menunjukkan bahwa ada dampak signifikan dari paparan informasi politik melalui media sosial dalam bentuk Sumber Informasi (X2) terhadap perilaku pemilih pemula dalam pemilihan presiden 2024 di Makassar.References
Amundsen, V. (n.d.). Folkevalgtes Bruk av Etikk og Sosiale Medier.
Asmawi, 1999. PKB Jendela Politik Gus Dur. Titian Ilahi Press, Yogyakarta.
Astrid, S. Soesanto. 1980. Komunikasi Sosial di Indonesia. Bina Cipta, Jakarta.
Barton, Greg. 2004. Biografi Gus Dur (The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid). Terjemahan: Lie Hua. Cetakan IV, LkiS, Yogyakarta.
Bulaeng, A.R. 2002. Metode Penelitian Komunikasi Kontemporer. Andi, Yogyakarta.
Dan, N. (1978). Political Communication and Public Opinion in America. Goodyear Publishing Company.
Dan, Nimmo. (2000). Komunikasi Politik (Komunikator, Pesan, dan Media). Terjemahan: Tjun Surjaman. Cetakan III, Remadja Rosdakarya, Bandung
Hartanto, A. Y. (2023). Survei: Pemilih Pemula Pilih Coblos Figur yang Aktif di Medsos. https://tirto.id/survei-pemilih-pemula-pilih-coblos-figur-yang-aktif-di-medsos-gNcS
Heryanto, A. (2019). Komunikasi, Kebudayaan, dan Teknologi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Kartini, Harahap, I. A., Arwana, N. Y., Wahyu, S., & Br, T. (2020). Teori dalam Penelitian Media. 2(2), 136–140.
https://core.ac.uk/download/pdf/553315175.pdf
Kede, A., Minggu Kwen, K., Fatra, E., Wahyuddin, Sandi, R. E., Wuryanta, A. E. W., Suherli, Alamsyah, A., & Ansar. (2024). Komunikasi Politik: Teori dan Praktik. Cendekia Publisher. https://books.google.co.id/books?id=jTcVEQAAQBAJ&pg=PA119&hl=id&source=gbs_selected_pages&cad=1#v=onepage&q&f=false
Lalolo Krina Perangin-angin, L., & Zainal, M. (2013). Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Bingkai Jejaring Sosial di Media Sosial. 3(4), 737–754. https://jurnalaspikom.org/index.php/aspikom/article/view/210/141
Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Pratama, D. (2020). Partisipasi Pemilih Pemula dalam Pemilihan Umum di Indonesia. Universitas Gadjah Mada.
Rosady, Ruslan. (2004). Metode penelitian : publik relation dan Komunikasi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Robert Sunstein, C. (2017). Republic: Divided Democracy in the Age of Social Media. Princeton University Press.
Setiadi, A. (2024). Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi. Cakrawala: Jurnal Humaniora Universitas Bina Sarana Informatika, 24(1).
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, A. B. (2012). Pemilih Pemula dan Partisipasi Politik. Gramedia Pustaka Utama.
Wearesosial.com. (n.d.). No Title. https://wearesocial.com/id/blog/2023/01/the-changing-world-of-digital-in-2023-2/


