Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Weda Reef Dan Rainforest Resort Terhadap Pariwisata Dan Ekowisatadi Kabupaten Halmahera Tengah

  • Anhar Drakel STKIP Kie Raha Ternate

Abstract

This study aims: The factors that influence the income of Weda Reef and Rainforest Resort on ecotourism tourism in Central Halmahera Regency. Data analysis includes: 1) Reliability test analysis, 3) Reliability test analysis 4). Linearity Test Analysis 5). multiple linear regression analysis, 4) Chi-Square analysis. From these results obtained 1). The number of tourist visitors does not show a significant relationship to the facilities, this can be seen from the regression coefficient of 0.878 and the standard error of 1.226. The null hypothesis is accepted because p. a value of 0.50 which is greater than the 0.05 significance level, because it is in accordance with the theory of trimming the path of the number of tourist visitors to Weda Reef and Rainforest Resort being discarded or omitted. 2). The number of tourist visitors does not show a significant relationship to the number of rooms, this can be seen from the regression coefficient of 0.011 and the standard error of 0.067. The null hypothesis is accepted because p. a value of 0.953 which is greater than the 0.05 significance level, because it is in accordance with the theory of trimming the path of the number of tourist visitors to Weda Reef and Rainforest Resort being discarded or omitted. 3). Facilities show a significant relationship to the number of rooms, this can be seen from the regression coefficient of 0.984 and standard error of 0.295. The null hypothesis is accepted because p. value of 0.026 which is greater than the 0.05 level of significance, because it is in accordance with the theory of trimming the path of the number of tourist visitors to Weda Reef and Rainforest Resort. 4). The number of tourist visits has a positive and significant effect on the acceptance of tourist attraction fees, this can be seen from the regression coefficient value of 1,000, and the standard error of and the value of p. value of 0.000 which is less than the 0.05 significance level, then the facility has a significant effect on income.

References

Arinkunto, 2002. Metodologi Penelitian, Pustaka Jakarta

Devas, N., Brian Binder, Anne Booth, Kenneth Davey and Roy Kelly.1989.

Gafur, Juliafitri Dj. 2008. “Analisis Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bitung (tesis)”. Medan : Universitas Sumatera Utara.

H. Mhd, Syafi'I. 2003. “Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Alokasi Anggaran Pembangunan Sektor Transportasi Di Propinsi Sumatera Utara (tesis) ”. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Harits, Benyamin. 1995. “Peran Administrator Pemerintah Daerah, Efektifitas Penerimaan Retribusi Daerah Pemda Tingkat II Se-Jawa Barat”, Prisma, No. 4, Tahun XXIV, 81 – 95.

Koswara, E, 2000. Menyongsong Pelaksanaan Otonomi Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999; Suatu Telaahan Menyangkut Kebijaksanaan, Pelaksanaan dan Kompleksitasnya, Analisis CSIS Tahun XXIX/2000, No. 1,36 –53. Kunarjo. 1996. Perencanaan dan Pembiayan

Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia, (terjemahan oleh Masri Maris), UI- Press. Jakarta.

Kerlinger, I. 2002. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. BP Undip. Semarang

Koho. 2001. “Prospek Otonomi Daerah di Negara RI”. Cetakan ke 5 PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lundberg, E Donald., Stavenga, Mink H., dan Krishnamoorthy, M. 1997. Ekonomi Pariwisata. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Mardiasmo dan Makhfatih,Akhmad. 2000. “Perhitungan Potensi Pajak Dan Retribusi Daerah Di Kabupaten Magelang”, Laporan Akhir, Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang dengan Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Mahi. 2000. Prospek Desentralisasi di Indonesia ditinjau Dari Segi Pemerataan Antar Daerah dan Peningkatan Efesiensi Analisis CSI 8 Tahun XXIX/2000 Nomor I, 55 – 66.

Munawir, S. 1997. Perpajakan, Liberty, Edisi Kelima Cetakan Kedua. Yogyakarta.

McQueen, Jim. 1998. Development of a Model for User Fees, “A Model on Policy Development in Creating and Maintaining User Fees for Municipalities”, MPA Research Paper, Submitted to: The Local Government Program, Dept. of Political Science, The Univ. Western Ontario, Aug. 1998, 1-23.

Nazir. 1999. Metode Penelitian, Cetakan Keempat. Jakarta : Ghalia Indonesia.

Pendit, S Nyoman. 1994. Ilmu Pariwisata Sebuang Pengantar Perdana. PT Pradnya Paramita. Jakarta.

Pendit, S. Nyoman. 1990. Inventarisasi Industri Pariwisata Indonesia, Indonesia dalam Era Globalisasi, Bank Summa. Jakarta.

Qadarrochman, Nasrul. 2010. “Analisis Penerimaan Daerah dari Sektor Pariwisata Di Kota Semarang dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (skripsi)”. Semarang : Universitas Diponogoro.

Ridwan, Mhd. 2002. “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Jumlah Alokasi Anggaran Sektoral Dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Aceh Tenggara (tesis)”. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Riduansyah, Mohammad. 2003. “Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Guna Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah (Studi Kasus Pemerintah Daerah Kota Bogor) (tesis)”. Depok : Universitas Indonesia.

Republik Indonesia, 1999, Undang-Undang Otonomi Daerah, Kuraiko Pratama Bandung.

Republik Indonesia, 2009, Undang-Undang Nomor 10 Tentang Kepariwisataan.

Republik Indonesia, 2000, Undang-Undang Nomor 34, Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Republik Indonesia , 2004, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Citra Umbara, Bandung.

Republik Indonesia , 2004, Undang –Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Primbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, Citra Umbara, Bandung.

Republik Indonesia, 2001, Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tentang Retribusi Daerah.

Republik Indonesia, 2006, Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

, laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Gianyar Tahun 2008

Sianturi, Nasib. 2003. ”Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Anggaran Belanja Pembangunan Dalam Analisis Potensi Perekonomian Daerah

Kabupaten Karo Propinsi Sumatera Utara (tesis)” . Medan : Universitas Sumatera Utara.

Santoso, Bagus. 1995. “Retribusi Pasar sebagai Pendapatan Asli Daerah, Studi Kasus Pasar Kabupaten di Sleman”, Prisma, No. 4, Tahun XXIV, 19- 35.

Suarya, Eka. 2005. ”Retribusi Daerah Potensial Kabupaten Gianyar (tesis)”. Denpasar : Universitas Udayana.

Spillane, J James. 1987. Ekonomi Pariwisata Sejarah dan Prospeknya. Kanisius. Yogyakarta.

Spillane, J James. 1994. Pariwisata Indonesia Siasat Ekonomi dan Rekayasa Kebudayaan. Kanisius. Yogyakarta

Wahab, Salah. 2003. Industri Pariwisata Dan Peluang Kesempatan Kerja, PT. Pertja Jakarta.

Yoeti, Oka A.1996. Pengantar Ilmu Pariwisata.PT.Angkasa. Bandung

Published
2022-06-14
How to Cite
Drakel, A. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Weda Reef Dan Rainforest Resort Terhadap Pariwisata Dan Ekowisatadi Kabupaten Halmahera Tengah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(9), 162-175. https://doi.org/10.5281/zenodo.6641189