Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP
<p><strong>Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan</strong> (JIWP) |ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1532701790&1&&">2089-5364 (online)</a>| diterbitkan oleh PT. Ruang Riset Peneliti, dengan Nomor Sertifikat Pendirian: NOMOR AHU-0063530.AH.01.01.TAHUN 2026 yang bekerja sama dengan Asosiasi Dosen Pemerhati Pendidikan Indonesia (ADPPI), yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Pendidikan, Ilmu Sosial, Ekonomi, Hukum, Teologi. Diterbitkan sebagai upaya untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan temuan di bidang Pendidikan, ilmu sosial, Ekonomi, Hukum, danTeologi. Jurnal ini terbit setiap bulan</p> <p>JIWP Memuat hasil kajian, analisis, dan penelitian tentang perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi, dan penelitian dalam bidang pendidikan, Ilmu Sosial, Ekonomi, Hukum, Teologi yang merupakan hasil penelitian atau literaur Review di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal serta lembaga-lembaga pelatihan.</p> <p> Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan merupakan media komunikasi ilmiah bagi dosen, guru, widyaiswara, mentor, mahasiswa, dan praktisi pendidikan lainnya serta pemerhati kependidikan. Jurnal ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran, penelitian, dan evaluasi yang relevan dengan kawasan pendidikan. Artikel yang diterima dan diproses oleh redaksi adalah artikel secara substansi berhubungan dengan pendidikan Ilmu Sosial, Ekonomi, Hukum, dan Teologi.</p>Peneliti.neten-USJurnal Ilmiah Wahana Pendidikan2622-8327Pengaruh Substitusi Tepung Beras Ketan Putih Terhadap Kualitas Fisik dan Mutu Sensori Kasstengel
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13698
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung beras ketan putih terhadap kualitas fisik dan mutu sensori <em>kasstengel</em>. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan <em>Pastry </em>dan <em>Bakery</em>, Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan tiga perlakuan substitusi tepung beras ketan putih, yaitu 40%, 50%, dan 60%. Pengujian kualitas fisik meliputi kadar air dan <em>baking loss </em>dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut <em>Duncan</em>. Uji mutu sensori melibatkan 45 panelis agak terlatih dan dianalisis menggunakan uji <em>Kruskal-Wallis </em>serta uji lanjut <em>Tuckey’s</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung beras ketan putih tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik <em>kasstengel </em>aspek kadar air dan <em>baking loss</em>. Substitusi 60% menjadi perlakuan terbaik uji kadar air sebesar 2,52% ± 0,80 dan <em>baking loss </em>sebesar 26,73% ± 1,10. Uji mutu sensori tidak terdapat pengaruh signifikan pada aspek warna remah, aroma, tekstur, rasa keju, dan rasa ketan putih. Tetapi terdapat pengaruh nyata pada aspek rasa gurih dengan seluruh kelompok perlakuan berbeda nyata. Perlakuan terbaik pada substitusi 60% yang memperoleh nilai rata-rata tertinggi 4,7 kategori sangat gurih. Kesimpulan dari hasil penelitian, substitusi tepung beras ketan putih terbaik dari seluruh aspek yang diujikan adalah substitusi 60%. Berdasarkan hasil penelitian, maka substitusi 60% direkomendasikan untuk dijadikan acuan penelitian selanjutnya.</p>Ari RamadhanGuspri Devi ArtantiMahdiyah Mahdiyah
##submission.copyrightStatement##
2026-08-112026-08-11128.A3139Evaluasi Penerapan Rekam Medis Elektronik Terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap RS Grha Permata Ibu Kota Depok Tahun 2025
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13707
<p>Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di rumah sakit menjadi salah satu bentuk inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas kinerja perawat. Sistem RME telah diterapkan di rumah sakit Grha Permata Ibu Depok untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dokumentasi medis. Namun, selama pelaksanaan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh perawat, seperti ketidakstabilan sistem dan kurangnya pelatihan berkelanjutan yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan sistem secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fitur dan fungsionalitas RME, dukungan teknis dan pelatihan, serta persepsi dan sikap pengguna terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Grha Permata Ibu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 74 perawat yang menggunakan RME di unit rawat inap. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan skala Likert, dan analisis data dilakukan melalui uji deskriptif, uji korelasi Spearman, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur dan fungsionalitas RME (X1) serta persepsi dan sikap pengguna (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat (Y), dengan <strong>ρ = 0,652, p < 0,001</strong> untuk fitur dan fungsionalitas, serta <strong>ρ = 0,482, p < 0,001</strong> untuk persepsi dan sikap pengguna. Sementara itu, dukungan teknis dan pelatihan (X2) tidak berpengaruh signifikan secara parsial, meskipun secara simultan ketiga variabel memberikan kontribusi sebesar 67% terhadap variasi kinerja perawat. Secara khusus, kualitas sistem yang memadai, fungsionalitas yang lengkap, dukungan teknis yang cepat dan memadai, serta pelatihan yang lebih terstruktur dapat meningkatkan penerimaan dan efektivitas penggunaan RME di kalangan perawat. <strong>Penelitian ini menyimpulkan</strong> bahwa kekurangan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kurangnya pelatihan berkala bagi perawat, yang menghambat pemanfaatan maksimal dari sistem RME. Selain itu, meskipun sistem RME memiliki fungsionalitas yang memadai, beberapa aspek teknis seperti stabilitas sistem dan integrasi antarunit belum optimal. Oleh karena itu, disarankan agar rumah sakit memperbaiki dukungan teknis, meningkatkan pelatihan berkelanjutan, serta memperbaiki kualitas dan stabilitas sistem. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kinerja perawat dan kualitas layanan keperawatan di rumah sakit.</p>Ratna Dian AndrianiDicky Yulius PangkeyAhdun Trigono
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A151174Analisis Potensi Daya Tarik Wisata Air Terjun Wana Ayu Berbasis Unique Selling Point
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14771
<p><em>This study aims to describe the tourism potential of Wana Ayu Waterfall based on its Unique Selling Point (USP). The primary data were collected through direct observation and interviews with the site management and local community of Padangbulia village. The analysis employed in the study includes qualitative descriptive analysis. The research instruments consisted of observation sheets, interview guidelines, and documentation. The findings indicate that the Unique Selling Point of Wana Ayu Waterfall can be identified by analyzing the four tourism attraction components (4S). Something to See is reflected in the waterfall's pristine natural landscape and the distinctive sandstone rock formations, which create a unique and exotic geological attraction. Something to Do includes various recreational activities such as hiking, swimming, photography, and picnicking, supported by facilities that enhance visitors' comfort and safety. Something to Buy is represented by food and beverage stalls within the tourist area, as well as locally produced ground coffee from Padangbulia Village, which serves as a distinctive souvenir. Something to Learn is demonstrated through the historical discoveries and cultural remains found around Wana Ayu Waterfall, providing visitors with educational value and broader insights into the site's heritage. The analysis of these four components confirms that Wana Ayu Waterfall possesses a strong Unique Selling Point, which has the potential to enhance its attractiveness and increase tourist visitation.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Waterfall, Tourism Potential, 4S, Unique Selling Point </em></p>Komang Winda Tarisa DewiDamiati DamiatiLuh Masdarini
##submission.copyrightStatement##
2026-08-072026-08-07128.A111PENGARUH GREEN INNOVATION DAN GREEN ACCOUNTING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN BUSINESS STRATEGY SEBAGAI VARIABEL MODERASI
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14777
<table width="522"> <tbody> <tr> <td width="363"> <p>Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji dampak dari <em>green innovation </em>dan <em>green accounting </em>pada nilai perusahaan dengan peran <em>business strategy</em> sebagai variabel moderasi. Peneliti memfokuskan penelitian pada Perusahaan di Sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023 dengan jumlah sekitar 64 perusahaan. <em>Purposive sampling</em> dipergunakan dalam penelitian ini dalam menentukan sampel yang penelitian dan terpilih sebanyak 18 sampel perusahaan. Peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif dan verifikatif dalam penelitian ini. Pengujian hipotesis dilakukan dengan memanfaatkan <em>moderated regression analysis </em>dengan menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS 24. Temuan dari penelitian ini membuktikan bahwa <em>green innovation</em> dan <em>green accounting </em>tidak berdampak pada nilai perusahaan, <em>business strategy</em> dapat memoderasi dampak dari <em>green innovation</em> dan <em>green accounting </em>pada nilai perusahaan.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Ainun Gita MaharaniSyamsul Huda
##submission.copyrightStatement##
2026-08-112026-08-11128.A1230PERAN LEMBAGA ADAT SUKU BONAI DALAM MELESTARIKAN TRADISI BADEWO (Studi Di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau)
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13714
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Lembaga Adat Suku Bonai dalam melestarikan Tradisi <em>Badewo</em> sebagai produk budaya sekaligus bentuk <em>health seeking behavior </em>masyarakat, serta strategi transfer nilai, pengetahuan, dan praktik <em>Badewo</em> kepada generasi muda di tengah arus modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas <em>Bomo</em>, Datuk Majopati, tokoh adat, generasi muda yang terlibat, dan generasi muda yang tidak terlibat. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan perspektif struktural-fungsional Emile Durkheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Adat menjalankan fungsi regulatif, integratif, dan legitimatif dalam menjaga keberlangsungan Tradisi <em>Badewo</em>. Strategi transfer nilai dilakukan secara informal, selektif, dan berbasis pengalaman, namun modernisasi memengaruhi tingkat partisipasi generasi muda.</p>Bulan ZizaYusmar Yusuf
##submission.copyrightStatement##
2026-08-112026-08-11128.A4067FENOMENA MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT PENCITRAAN DALAM KOMUNIKASI POLITIK KONTEMPORER
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13720
<p>Fenomena media sosial sebagai alat pencitraan dalam komunikasi politik kontemporer memiliki relevansi yang besar, terutama dalam membentuk persepsi publik terhadap aktor politik. Namun, konstruksi citra politik di era digital seringkali menimbulkan pertanyaan mengenai keaslian dan dampaknya terhadap nilai-nilai demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial sebagai media pencitraan politik, khususnya dalam menarik perhatian Generasi Z sebagai kelompok pemilih muda yang dominan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan ruang bagi aktor politik untuk membangun dan mengontrol identitas politik mereka melalui konten visual yang dikurasi, narasi simbolik, dan keterlibatan interaktif. Strategi ini mendukung model komunikasi yang bersifat horizontal dan partisipatif, yang berbeda dengan pendekatan tradisional yang bersifat top-down. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengungkap sejumlah tantangan penting, seperti penyebaran disinformasi, manipulasi persepsi publik, dan potensi melemahnya nilai-nilai demokrasi.</p>Sharah SharahSuanto Suanto
##submission.copyrightStatement##
2026-08-112026-08-11128.A6878PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMBELIAN KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DI PERUMAHAN MUTIARA TENAYAN RAYA RT 02, KELURAHAN MENTANGOR KECAMATAN KULIM
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13722
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis model pengambilan keputusan dalam pembelian kebutuhan rumah tangga serta melihat bagaimana relasi kekuasaan menentukan proses pengambilan keputusan keluarga di Perumahan Mutiara Tenayan Raya, Kelurahan Mentangor, Kota Pekanbaru. Fokus penelitian adalah mengkaji penerapan model keputusan otoriter, permisif, dan demokratis dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 56 responden dari 127 populasi, dengan kriteria keluarga dengan istri bekerja. Penelitian ini menggunakan teori relasi kekuasaan Blood dan Wolfe yang menekankan bahwa sumber daya seperti pendidikan, pendapatan, status sosial, dan pengetahuan menentukan posisi pasangan dalam keputusan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga model keputusan diterapkan secara situasional. Keputusan bernilai ekonomi tinggi seperti rumah dan tanah cenderung didominasi suami, sedangkan istri berperan besar dalam keputusan pembelian kebutuhan lainnya. Temuan menunjukkan pergeseran dari pola patriarkis menuju pola negosiatif dan partisipatif.</p>Fadilah Nike LestariYoskar Kadarisman
##submission.copyrightStatement##
2026-08-112026-08-11128.A7997Analisis Desain, Struktur, Dan Keunggulan Pedagogis Aplikasi Mobile Cipta Puisi Sebagai Media Sastra Digital
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14780
<table> <tbody> <tr> <td width="369"> <p>Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi sastra dari medium cetak ke ruang digital yang bersifat multimodal, interaktif, dan personal. Dalam konteks pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, perubahan ini menuntut pemaknaan ulang terhadap media pembelajaran sastra agar selaras dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain, struktur, dan fitur aplikasi <em>Mobile Cipta Puisi</em> sebagai media sastra digital serta mengkaji keunggulan pedagogisnya ditinjau dari perspektif pedagogi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analitis-deskriptif. Objek penelitian adalah aplikasi <em>Mobile Cipta Puisi</em>, dengan data diperoleh melalui observasi digital, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengaitkan temuan pada teori sastra digital dan pedagogi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Mobile Cipta Puisi</em> memiliki desain antarmuka yang sederhana dan berorientasi pada kenyamanan pengguna, struktur aplikasi yang sistematis sebagai <em>scaffolding</em> kreatif, serta fitur-fitur fasilitatif yang mendukung pemahaman unsur puisi melalui praktik kreatif. Secara pedagogis, aplikasi ini mampu mendorong pengalaman estetik, kreativitas, dan literasi sastra digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam kajian media sastra digital dengan menempatkan aplikasi sebagai produk pedagogis, tanpa melibatkan intervensi pembelajaran.</p> </td> </tr> </tbody> </table>R Hasan SadikinIrma RismawatiEndang MustopaAjeng Ratna PermanaAri Kartini
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A98104PENERAPAN SENAM ERGONOMIK UNTUK MENURUNKAN NYERI SENDI PADA LANSIA PENDERITA ASAM URAT
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13687
<p>Lanjut usia mengalami penurunan fungsi fisik dan peningkatan risiko penyakit degeneratif, salah satunya gout arthritis akibat tingginya kadar asam urat. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri sendi, bengkak, keterbatasan gerak, dan gangguan aktivitas sehari-hari. Artikel ini membahas penerapan asuhan keperawatan gerontik dengan intervensi senam ergonomik untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia penderita asam urat di PPSLU Dewanata Cilacap. Studi kasus dilakukan pada Ny. S usia 69 tahun dengan keluhan nyeri dari kaki hingga pinggang, skala nyeri 6, dan kadar asam urat 8,0 mg/dL. Diagnosa keperawatan utama meliputi nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, dan defisit pengetahuan. Intervensi dilakukan selama 3×24 jam melalui manajemen nyeri, dukungan mobilisasi, edukasi kesehatan, serta penerapan teknik nonfarmakologis berupa senam ergonomik. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan nyeri bertahap dari skala 6 menjadi 4, peningkatan kemampuan mobilitas, serta peningkatan pengetahuan pasien mengenai penyebab gout dan pola makan rendah purin. Hambatan selama intervensi berupa nyeri yang membatasi aktivitas, keterbatasan daya tangkap, serta waktu edukasi yang terbatas. Kesimpulannya, senam ergonomik dan edukasi bertahap efektif membantu menurunkan nyeri, meningkatkan mobilitas, dan memperbaiki pemahaman lansia dalam pencegahan kekambuhan gout arthritis.</p>Wulandari WulandariMadyo Maryoto
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A105113Narasi Digital Sebagai Strategi Inovatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Siswa Sekolah Dasar
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14781
<table> <tbody> <tr> <td width="369"> <p>Keterampilan menyimak merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembelajaran bahasa yang berperan penting dalam pengembangan kemampuan berkomunikasi dan berpikir kritis. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan menyimak siswa sekolah dasar di Indonesia masih rendah, terutama dalam memahami isi teks lisan dan menafsirkan makna tersirat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan narasi digital sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran berbasis narasi digital di salah satu sekolah dasar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan multimodal, sehingga meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa dalam kegiatan menyimak. Temuan ini menegaskan bahwa narasi digital bukan sekadar media teknologi, tetapi juga strategi pedagogis yang efektif dalam mengembangkan kemampuan menyimak siswa secara kognitif, afektif, dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pembelajaran bahasa berbasis multimodalitas serta rekomendasi praktis bagi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Ramdani TanjungImas MasriniRika RahmaliaIros RositaAri Kartini
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A114122Menanamkan Benih Cinta Al-Qur’an: Eksplorasi Peran Guru Dan Metodologi Pembelajaran Di Paudqu Rumah Belajar Anak Muslim
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13689
<p>Pembentukan karakter religius pada anak usia dini merupakan fondasi krusial dalam pendidikan Islam, khususnya dalam membangun kedekatan emosional dengan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran strategis guru serta metodologi pembelajaran yang diterapkan di PAUDQU Rumah Belajar Anak Muslim dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, serta dokumentasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar (teacher), tetapi juga sebagai teladan (role model) dan motivator yang menciptakan atmosfer pembelajaran yang menyenangkan (<em>fun learning</em>). Metodologi yang digunakan meliputi teknik habituasi, metode tilawati/iqra yang adaptif, serta integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam aktivitas bermain. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinergi antara figur guru yang inspiratif dan pemilihan metode yang tepat sasaran secara signifikan mampu meningkatkan antusiasme dan keterikatan batin anak terhadap Al-Qur’an sejak usia emas.</p>Erliza ErlizaEpi Pujiaty
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A123128Pertimbangan Hakim Dalam Gugatan Wanprestasi Atas Uang Jaminan Deposito Ibadah Umrah
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14782
<p>This research is motivated the rise of legal disputes in the implementation of Umrah pilgrimage, especially related to the management of guarantee funds in the form of deposits which often lead to acts of default. The main focus of this research is to analyze the case in Decision Number : 5/Pdt.G/2025/PN.Tjk.Where the Defendant failed to return the deposit guarantee money for the Plaintiff's Umrah pilgrimage. The purpose of this research is to determine the form of default that occurred and the basis for the judge's consideration in deciding the case. The problem in this research is What is the form of default that occurred in the lawsuit case over the deposit guarantee money for the Umrah pilgrimage and also What is the basis for the judge's consideration in deciding the case of default on the deposit guarantee money for the Umrah pilgrimage based on Decision Number: 5/Pdt.G/2025/PN.Tjk. The research method used in this research is normative juridical and empirical juridical with a library approach and field research through interviews with Judges of the Tanjung Karang District Court and related legal practitioners. Primary data was obtained from trial evidence and interviews, while secondary data came from a study of legal documents.</p>Siti RusdianaErlina BachriAnggalana Anggalana
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A129136ORIENTALIST STEREOTYPES REFLECTD IN “DUNE” BY FRANK HERBERT
https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13688
<p>This study examines Dune by Frank Herbert as a work of postcolonial criticism through Edward Said’s theory of Orientalism, focusing on how Western–Eastern power relations are constructed and justified within the narrative. Using a qualitative methodology based on close reading and textual analysis of the novel, the research identifies orientalist binary oppositions that position the East as inferior and the West as naturally authoritative. The findings reveal that the Fremen are consistently represented through four orientalist stereotypes which are barbaric, exotic, fanatic, and timeless, which frame them as physically powerful yet culturally and politically backward. In contrast, Paul Atreides embodies Western rationality and authority, enabling him to gain epistemic power by interpreting Fremen ideology, manipulating prophecy, and exploiting religious fervor to facilitate imperial domination; although Dune acknowledges Paul’s awareness of the devastation he causes, the novel ultimately reinforces orientalist structures by portraying colonial authority as necessary, inevitable, and civilizing.</p>Three Anggano Putra BaktiNi Luh Nyoman Seri MaliniNi Ketut Sri Rahayuni
##submission.copyrightStatement##
2026-08-122026-08-12128.A137150