Focus and Scope

Focus and Scope

Merenda Bangsa: Jurnal Transformasi Sosial adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki dampak pada perubahan dan transformasi sosial. Kami mengutamakan artikel yang tidak hanya melaporkan kegiatan, tetapi juga menganalisis proses pemberdayaan, keberlanjutan program, dan solusi inovatif atas permasalahan di masyarakat.

Fokus dan ruang lingkup jurnal ini meliputi, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut:

1. Pemberdayaan Ekonomi Kreatif & UMKM

  • Pengembangan potensi lokal dan ekonomi kerakyatan.

  • Digitalisasi pemasaran bagi pelaku usaha kecil.

  • Inovasi produk berbasis sumber daya lokal.

  • Manajemen kewirausahaan masyarakat desa dan kota.

2. Pendidikan dan Transformasi Pembelajaran

  • Penerapan model pembelajaran inovatif di sekolah atau komunitas.

  • Peningkatan literasi dan numerasi masyarakat.

  • Pelatihan keterampilan (life skills) bagi kelompok marginal.

  • Edukasi berkelanjutan berbasis teknologi informasi.

3. Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan

  • Program peningkatan kualitas kesehatan dan sanitasi.

  • Pencegahan masalah kesehatan (seperti stunting atau penyakit menular).

  • Manajemen limbah dan pelestarian lingkungan berbasis komunitas.

  • Adaptasi perubahan iklim dan mitigasi bencana di tingkat lokal.

4. Teknologi Tepat Guna (TTG)

  • Implementasi teknologi sederhana untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

  • Hilirisasi hasil riset laboratorium ke masyarakat luas.

  • Pelatihan penggunaan aplikasi digital untuk efisiensi kerja masyarakat.

5. Kebijakan Sosial, Hukum, dan Kenegaraan

  • Pendampingan hukum bagi masyarakat awam.

  • Penguatan tata kelola pemerintahan desa.

  • Resolusi konflik dan penguatan kohesi sosial di masyarakat multikultural.

  • Program inklusi sosial bagi penyandang disabilitas dan lansia.

6. Pembangunan karakter dan Penyuluhan Agama

  • Transformasi Moderasi Beragama: Strategi penyuluhan dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama dan resolusi konflik berbasis nilai-nilai religi.

  • Penyuluhan Agama Multikultural: Pendampingan masyarakat dalam mengelola keragaman budaya dan kepercayaan untuk menciptakan stabilitas sosial.

  • Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Institusi Keagamaan: Optimalisasi peran rumah ibadah atau lembaga keagamaan dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi.

  • Konseling Keagamaan dan Mental: Program penyuluhan agama untuk penguatan kesehatan mental, ketahanan keluarga, dan pencegahan perilaku menyimpang di masyarakat.

  • Digitalisasi Dakwah dan Penyuluhan: Pemanfaatan media baru dalam penyampaian pesan-pesan keagamaan yang transformatif dan edukatif.

7. Metodologi Pengabdian Masyarakat

  • Model Pemberdayaan: Analisis efektivitas metode pengabdian seperti Participatory Action Research (PAR), Asset Based Community Development (ABCD), atau Community Based Research (CBR).

  • Evaluasi Program: Studi mengenai keberlanjutan (sustainability) program pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan.