Literasi Bahaya Bullying Pada Pelajar Mtsn 4 Flores Timur dan SMPN Satap Riangduli

  • Reginaldus Yondelson Rawi Universitas Widya Mandira Kupang
  • Claudia Carnova Sawa Universitas Widya Mandira Kupang
  • Mikhael Rajamuda Bataona Universitas Widya Mandira Kupang

Abstract

Banyaknya kasus bullying yang terjadi saat ini khususnya di lingkungan sekolah, menjadi permasalahan yang serius dalam dunia pendidikan. Kasus ataupun perilaku bullying dapat memberikan dampak negatif seperti gangguan fisik dan gangguan mental terhadap korban. Bullying itu sendiri berasal dari kata “bully” yang artinya penggertak, orang yang mengganggu orang yang lemah. Bullying  merupakan suatu tindakan intimidasi yang dilakukan oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah dimana ditunjukkan dalam berbagai dan beragam bentuk. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk mengedukasi siswa tentang bahaya dari bullying, kemudian dampak yang diakibatkan ketika melakukan bullying, serta meminimalisir dan menghilangkan aksi bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kegiatan sosialisasi kepada siswa-siswi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini  menunjukkan bahwa siswa menyadari bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Siswa juga memahami bahaya bullying dan menyadari pentingnya peran mereka dalam mencegah terjadinya bullying di sekolah.

Published
2025-05-08
How to Cite
Rawi, R., Sawa, C., & Bataona, M. (2025). Literasi Bahaya Bullying Pada Pelajar Mtsn 4 Flores Timur dan SMPN Satap Riangduli. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(3.D), 115-124. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/10040