Analisis Realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Pulau Morotai

Studi Kasus Di Desa Pangeo Kec. Morotasi Jaya

  • Jamiludin Hasan Universitas Pasifik Morotai
  • Yuliana Yuliana Universitas Pasifik Morotai

Abstract

This study aims to determine the Efficiency and Effectiveness of Village Fund Allocation in Pangeo Village in 2016-2020. The results of the Efficiency ratio analysis show that in Pangeo Village it is very efficient in managing the Village Fund. in terms of the management aspect of the ineffective Village Fund Allocation in Pangeo Village, Morotai Jaya District, Morotai Island Regency Government can be seen as follows: 1) Pangeo Village is very efficient in managing its ADD, this can be seen from the results of the calculation of the efficiency ratio of 1% in 2016, 1.00% in 2017, 1% in 2018, 1% in 2019 and 1% in 2020. 2) Financial performance (effectiveness) in Pangeo Village for 2016 to 2020 in terms of management aspects Allocations Ineffective Village Funds can be seen from the percentage starting from 2016 of 8.62%, in 2017 of 7.70%, in 2018 of 7.5%, in 2019 of ar 7% and in 2020 by 6.04%.

References

Adisasmita, Raharjo. (2013). Teori-teori Pembangunan Ekonomi (Pertumbuhan Ekonomi dan Perubahan Wilayah). Yogyakarta: Graha Ilmu

Adisasmita, Raharjo. (2010). Pembangunan dan Tata Ruang. Yogyakarta: Graha Ilmu

Agus Subroto. 2009. “Akuntabilitaas Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus) Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa-desa Dalam Wilayah Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung

Ahmad Soleh, Strategi Pengembangan Potensi Desa. Februari 2017 Vol.5 No.1

Ahmad Soleh. Feri Susanto, Susanti, PersepsiAparatur Pemerintah Desa Terhadap Dana Desa Di Kecamatan Seluma Barat. Kabupaten Seluma. Ekombis Review. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No.2 (2017)

Ahmad Soleh, Potensi Retribusi Pasar Umum di Kota Bengkulu, Ekombis Review Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, Vol.6 No. 1 (2018)

Arifianto, (2014) Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Tahun 2012

Egon E. Bergel. 1955. Urban Sociology. New York: McGraw-Hill

Mardiasmo. 2004. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Mardiasmo. 2006. Perwujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance. Jurnal Akuntansi Pemerintah. Volume 2 (1).

Mardiasmo, (2006), (Jurnal Akuntansi Pemerintahan Vol. 2, No. 1 Mei), Perwujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Governance

Mardiasmo, 2009, Akuntabilitas Sektor Publik, Andi, Yogyakarta

Nordiawan, Deddi. 2006. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta

Okta Rosalinda LPD, (2014) Desa (ADD) Dalam Menunjang Pembangunan Pedesaan (Studi Kasus : Desa Segodorejo dan Desa Pl oso Kerep, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang Tahun 2013

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa pada Pasal 18

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 1

Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa PERMENDesa Nomor 4 Tahun 2015

Puteri (2015) Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo Tahun 2014

Subroto (2009) Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus pengelolaan Alokasi dana Desa di desa-desa dalam wilayah Kecamatan Tlogomulyo Temanggung Tahun 2008

Thomas (2013) Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam upaya meningkatkan pembangunan di Desa sabawang kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung Tahun 2010-2012

UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa Pasal 87 ayat 1-3

Published
2021-10-31
How to Cite
Hasan, J., & Yuliana, Y. (2021). Analisis Realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(6), 405-411. https://doi.org/10.5281/zenodo.5674026