Strategi Optimalisasi Pengelolaan Aset Desa Untuk Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADES) Dan Peningkatan Pelayanan Publik: Studi Kasus Di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor
Abstract
Pengelolaan aset desa merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong kemandirian fiskal dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Desa sebagai entitas pemerintahan paling dasar memiliki otoritas dalam mengelola sumber dayanya, termasuk aset desa yang jika dioptimalkan, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pengelolaan aset desa dalam kaitannya dengan peningkatan PADes dan pelayanan publik, dengan mengambil studi kasus di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam terhadap pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset di Desa Jatiroke telah mencakup aspek pemanfaatan tanah desa, aset fisik, serta pengembangan potensi wisata lokal. Namun, implementasi pengelolaan tersebut masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pendokumentasian aset, dan belum optimalnya kemitraan dengan pihak ketiga. Dengan mengacu pada teori nilai aset, siklus hidup aset, manajemen risiko, serta kolaborasi dan kemitraan, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas kelembagaan, digitalisasi data aset, dan peningkatan partisipasi masyarakat serta sektor swasta dalam pengelolaan aset. Strategi-strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi aset desa terhadap PADes dan pelayanan publik yang lebih responsif, partisipatif, dan berkelanjutan.


