Analisis Dampak Penyakit Mulut dan Kuku terhadap Produksi Pakan Ternak di PT Agro Apis Palacio Magetan
Abstract
Penelitian ini menganalisis dampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap produksi pakan ternak di PT Agro Apis Palacio. Wabah yang merebak kembali sejak akhir 2024 berdampak signifikan terhadap sektor peternakan, terutama pada permintaan dan distribusi pakan. Penurunan populasi ternak akibat infeksi dan pemotongan paksa menyebabkan penurunan kebutuhan pakan, yang berdampak langsung pada skala produksi perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data observasi, wawancara, dan analisis penjualan time series dari Januari 2024 hingga April 2025. Uji paired t-test menunjukkan penurunan produksi rata-rata sebesar 149 satuan, namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,072). Selain permintaan yang turun, daya beli peternak juga menurun akibat beban biaya tambahan dan anjloknya harga ternak. PT Agro Apis Palacio disarankan menerapkan strategi adaptif melalui inovasi produk, efisiensi distribusi, dan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga ketahanan industri pakan ternak dalam kondisi krisis.


