Efektivitas Strenghtening Exercise Dan Balance Exercise Terhadap Functional Mobility Dan Risiko Jatuh Pada Lansia
Abstract
Lanjut usia merupakan fase akhir siklus kehidupan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpotensi menurunkan kualitas hidup. Salah satu masalah utama yang sering dialami oleh lansia adalah penurunan keseimbangan dan mobilitas fungsional yang berdampak pada meningkatnya risiko jatuh. Penelitian ini dilakukan di Dusun Ngandong, Sleman, Yogyakarta, dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas strengthening exercise dan balance exercise terhadap kemampuan fungsional serta penurunan risiko jatuh pada lansia. Desain penelitian menggunakan double blind randomized control trial dengan metode two group pre-test post-test design, melibatkan 40 responden lansia yang dibagi dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah Morse Fall Scale (MFS) dan Time Up and Go Test (TUGT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok lansia yang mendapat intervensi strengthening exercise dan balance exercise mengalami peningkatan signifikan dalam mobilitas fungsional serta penurunan risiko jatuh dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,05). Intervensi ini terbukti efektif dalam memperbaiki keseimbangan, meningkatkan kekuatan otot tungkai bawah, serta meningkatkan rasa percaya diri lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, program latihan berbasis fisioterapi ini dapat dijadikan salah satu pendekatan preventif dan promotif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia serta mengurangi beban sosial-ekonomi akibat cedera akibat jatuh.


