Penguatan Mitigasi Bencana Melalui Edukasi Siaga Bencana Alam Pesisir Di SD Negeri 008 Bintan Utara
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan mitigasi bencana melalui edukasi siaga bencana di SD Negeri 008 Bintan Utara dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur. Hasil telaah menunjukkan bahwa tingkat kesadaran bencana di berbagai kelompok masyarakat, termasuk guru dan siswa, masih cenderung terbatas sehingga diperlukan strategi khusus di tingkat sekolah dasar. Integrasi materi kebencanaan ke dalam kurikulum, penerapan metode kreatif seperti simulasi, permainan edukatif, drama, serta penggunaan media visual terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa. Selain itu, pemanfaatan kearifan lokal pesisir, seperti tradisi menjaga pantai, mangrove, dan pengetahuan nelayan mengenai tanda-tanda alam, memberikan konteks nyata yang memperkuat proses pembelajaran. Edukasi siaga bencana di SD Negeri 008 Bintan Utara menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, pemerintah daerah, dan komunitas pesisir agar kesadaran kolektif dapat terbentuk secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan siaga bencana bukan hanya instrumen untuk melindungi anak-anak dari risiko bencana, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang tangguh dan berdaya menghadapi tantangan lingkungan.


