Efektivitas Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Psychological Well Being Pada Siswa Orang Tua Bercerai

Studi Quasi Eksperimen pada Siswa Kelas XI SMAN 13 Jakarta Utara

  • Mutiara Mutiara Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Putri Dian Dia Conia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Bangun Yoga Wibowo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik realitas dalam meningkatkan psychological well-being pada siswa yang memiliki latar belakang orang tua bercerai, khususnya siswa kelas XI di SMAN 13 Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 10 siswa sebagai responden penelitian yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dengan bantuan program SPSS versi 30.0, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,001. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik realitas memiliki pengaruh positif dan terbukti efektif secara empiris dalam meningkatkan psychological well-being siswa kelas XI di SMAN 13 Jakarta Utara.

Published
2026-05-28
How to Cite
Mutiara, M., Dia Conia, P. D., & Yoga Wibowo, B. (2026). Efektivitas Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Psychological Well Being Pada Siswa Orang Tua Bercerai. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(5.C), 214-221. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13087