Kajian Komplikasi Pasca Spinal Anestesi: Studi Deskriptif Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara

  • Siti Namira J. Salim Program Sarjana Terapan, Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
  • Rahmaya Nova Handayani Universitas Harapan Bangsa
  • Fauziah Hanum Nur Adriyani Universitas Harapan Bangsa

Abstract

Spinal anestesi merupakan teknik anestesi regional yang banyak digunakan dalam prosedur pembedahan karena memberikan analgesia efektif tanpa menghilangkan kesadaran pasien. Namun, teknik ini memiliki risiko komplikasi pasca tindakan seperti hipotensi, bradikardi, shivering, post dural puncture headache (PDPH), post operative nausea and vomiting (PONV), dan nyeri punggung, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan pemulihan pasien. Penelitian ini memiliki tujuan khusus untuk mengidentifikasi karakteristik responden meliputi usia, indeks massa tubuhh (IMT), dan jenis kelamin di Rumah Sakit Emanuel Banjarneraga, serta mengidentifikasi kejadian komplikasi pasca spinal anestesi seperti hipotensi, bradikardi, shivering, PDPH, PONV, dan Nyeri Punggung di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dilapangan dalam waktu 13 Mei – 13 Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan komplikasi pasca spinal anestesi, dari 100 pasien komplikasi hipotensi sebanyak 62 responden (62.0%), shivering 58 responden  (58.0%), PONV 33 responden (33.0%), bradikardi 31 responden (31.0%), Nyeri Punggung 8 responden (8.0%), dan PDPH 4 responden (4.0%). Pada hasil penelitian ini menunjukan komplikasi pada pasca spinal anestesi yang sering terjadi yaitu hipotensi 62 responden (62.0%).

Published
2026-03-05
How to Cite
Salim, S., Handayani, R. N., & Adriyani, F. H. N. (2026). Kajian Komplikasi Pasca Spinal Anestesi: Studi Deskriptif Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(3.A), 84-99. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13216