PENGARUH RETURN ON ASSET DAN DEBT TO ASSET RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024
Abstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat sudah menempatkan sektor telekomunikasi sebagai suatu industri kunci didalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Meskipun permintaan akan layanan internet terus meningkat, fluktuasi harga saham perusahaan telekomunikasi tidak selalu mengikuti tren ini. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisiskan dampak Return on Assets (ROA) serta Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap harga saham perusahaan di subsektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) pada periode 2020–2024. Penelitian ini memakai metode kuantitatif pada analisis regresi linier berganda, melibatkan 7 perusahaan yang dipilih berdasarkan ketersediaan data dan kelangsungan pencatatan. Hasil analisis memberi petunjuk jika ROA mempunyai korelasi positif namun tidak signifikan secara statistik dengan harga saham, sementara DAR memberi petunjuk korelasi negatif yang juga tidak signifikan. Secara keseluruhan, kedua variabel ini tidak berkontribusi secara signifikan pada variasi harga saham. Hasil ini memberi petunjuk jika berubahnya harga saham di subsektor telekomunikasi sangat diberi pengaruh pada dinamika pasar industri dan faktor eksternal lainnya, daripada indikator kinerja fundamental seperti ROA dan DAR. Studi ini diharapkan bisa memberi wawasan tambahan buat investor dan pihak terkait didalam mengevaluasi karakteristik saham di industri telekomunikasi.


