ANALISIS DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk meneliti dampak partisipasi angkatan kerja, persentase penduduk miskin, dan indeks pemberdayaan gender terhadap IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di 14 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Tengah pada periode 2019–2023. Pendekatan yang diterapkan ialah regresi data panel melalui model Fixed Effect, yang dipilih sesuai hasil Uji Hausman dan Chow. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa partisipasi angkatan kerja serta penduduk miskin memberikan pengaruh negatif yang bermakna terhadap IPM, sedangkan indeks pemberdayaan gender menunjukkan dampak positif yang signifikan. Secara bersamaan, ketiga variabel ini memberi kontribusi yang signifikan pada IPM. Kesimpulan ini menyoroti perlunya upaya mengurangi kemiskinan, meningkatkan mutu tenaga kerja, dan memperkuat pemberdayaan gender guna mendukung pertumbuhan IPM yang berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Tengah.


