Hubungan Tingkat Pengetahuan ,Riwayat Anemia, dan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung Kota Bekasi
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesehatan jangka panjang anak. Faktor seperti tingkat pengetahuan ibu, riwayat anemia selama kehamilan, dan pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan ketiga faktor tersebut dengan stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Pucung, Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 80 ibu dengan balita berisiko stunting, dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan stunting (p = 0,005), serta ketiga variabel terbukti berkontribusi terhadap status pertumbuhan balita secara keseluruhan. Kesimpulannya, pengetahuan ibu, riwayat anemia, dan praktik ASI eksklusif berhubungan signifikan dengan kejadian stunting. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan program edukasi, pencegahan anemia, dan peningkatan cakupan ASI eksklusif secara optimal.


