Peran Guru Bk Memberikan Konseling Individu Dengan Teknik Self Talk Untuk Mengurangi Perilaku School Truancy Pada Peserta Didik Kelas X Smk Muhammadiyah 2 Klaten Utara Tahun Pelajaran 2024/2025
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku School Truancy, serta bagaimana peran Guru Bimbingan dan Konseling memberikan layanan konseling individu dengan teknik Self Talk untuk mengurangi perilaku School Truancy pada peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara tahun pelajaran 2024/2025. School Truancy adalah membolos sekolah tanpa adanya alasan yang sah atau dibenarkan, yang berdampak negatif terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan dan Konseling serta peserta didik kelas X di SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku School Truancy pada peserta didik dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi keluarga, lingkungan sekolah, pengaruh teman sebaya, dan media hiburan. Guru BK berperan penting melalui layanan konseling individu dengan pendekatan Self Talk, yang terbukti mampu membantu siswa mengidentifikasi, memahami, dan mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Pendekatan ini membangkitkan kesadaran siswa akan pentingnya kehadiran di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program bimbingan dan konseling di sekolah dalam rangka meningkatkan perilaku positif peserta didik.


