STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENARIK BECAK MOTOR DI KAWASAN PASAR BUNDA SRO MESRING DI KECAMATAN DUMAI KOTA
Abstract
Penelitian ini berjudul Strategi Bertahan Hidup Penarik Becak Motor di Kawasan Pasar Bunda Sri Mesring. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi penarik becak motor, bentuk strategi bertahan hidup yang mereka lakukan, serta faktor- faktor yang memengaruhi keberlanjutan pekerjaan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap penarik becak motor yang beroperasi di sekitar kawasan Pasar Bunda Sri Mesring. Informan dipilih secara purposive berdasarkan kriteria pengalaman bekerja, intensitas menarik penumpang, dan ketergantungan terhadap pekerjaan becak motor sebagai sumber penghasilan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan penarik becak motor cenderung tidak menentu dan sangat bergantung pada kondisi pasar, cuaca, serta jumlah penumpang. Untuk mempertahankan hidup, para penarik becak menerapkan berbagai strategi, antara lain memperpanjang jam kerja, mencari pekerjaan sampingan, memanfaatkan jaringan sosial dengan sesama penarik becak dan pedagang pasar, serta melakukan penghematan pengeluaran rumah tangga. Selain itu, beberapa penarik becak mengembangkan strategi pelayanan seperti bersikap ramah kepada pelanggan tetap dan memberikan tarif yang fleksibel. Faktor utama yang memengaruhi strategi bertahan hidup adalah rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan modal, serta minimnya alternatif pekerjaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penarik becak motor merupakan kelompok pekerja sektor informal yang rentan secara ekonomi sehingga membutuhkan perhatian dari pemerintah melalui program pemberdayaan dan perlindungan sosial.


