Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Di Ma Pondok Qur’an Cilengkrang

  • Rahmat Nawawi Universitas Islam Nusantara
  • M. Sirotjuddin Universitas Islam Nusantara
  • Eva Dianawati Wasliman Universitas Islam Nusantara
  • Iim Wasliman Universitas Islam Nusantara

Abstract

Pendidikan merupakan instrumen utama dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga berkarakter. Kebijakan Wajib Belajar 12 Tahun yang dicanangkan pemerintah Indonesia bertujuan untuk menciptakan masyarakat terdidik sekaligus membentuk karakter, salah satunya adalah kedisiplinan. Namun, implementasi kebijakan ini sering kali dihadapkan pada tantangan sosial-ekonomi dan kultural yang menghambat pencapaian tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Wajib Belajar 12 Tahun dalam pembentukan karakter disiplin siswa di MA Pondok Quran Cilengkrang. Tujuan khususnya mencakup eksplorasi terhadap aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan tersebut di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa MA Pondok Quran Cilengkrang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA Pondok Quran mengintegrasikan kebijakan wajib belajar ke dalam program pendidikan yang berorientasi religius dan karakter, dengan pendekatan manajemen berbasis pesantren. Perencanaan dilakukan secara sistematis melalui analisis SWOT, pelaksanaan dilakukan dengan sinergi antara program akademik dan pembinaan akhlak, sementara evaluasi dilakukan secara berkala melalui indikator kedisiplinan siswa seperti kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Tantangan terbesar terletak pada kondisi sosial-ekonomi siswa non-mukim serta peran orang tua yang belum optimal. Kesimpulannya, implementasi kebijakan Wajib Belajar di MA Pondok Quran telah berjalan secara adaptif dan kontekstual. Meskipun terdapat kendala, pendekatan partisipatif serta integrasi antara pendidikan formal dan pengasuhan pesantren memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa.

Published
2026-02-15
How to Cite
Nawawi, R., Sirotjuddin, M., Wasliman, E., & Wasliman, I. (2026). Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Di Ma Pondok Qur’an Cilengkrang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(2.D), 207-219. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13783