Implementasi Wisata Edukasi untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Berbasis Kurikulum Merdeka di SD GMIT 02 Kalabahi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi wisata edukasi sebagai strategi pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar berbasis Kurikulum Merdeka, dengan studi kasus di SD GMIT 02 Kalabahi. Menggunakan pendekatan mixed-method, data dikumpulkan dari 29 siswa melalui pre-test, post-test, wawancara, dan observasi. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 79,10 menjadi 83,76, yang mencerminkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara dan mendengar. Siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan mampu menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata. Secara kualitatif, wisata edukasi meningkatkan motivasi, keterlibatan, kerja sama siswa, serta menciptakan suasana belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Kendala seperti keterbatasan waktu, logistik, dan kecemasan berbahasa juga ditemukan. Strategi mitigasi seperti simulasi kelas, dukungan orang tua, dan integrasi media digital direkomendasikan. Temuan ini mendukung teori Contextual Teaching and Learning dan experiential learning, serta memperkuat relevansi wisata edukasi dalam pencapaian Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Wisata edukasi terbukti sebagai pendekatan inovatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris secara holistik di tingkat sekolah dasar.


