KONFLIK BURUH BONGKAR MUAT BARANG (Studi Kasus Buruh Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya konflik internal organisasi buruh bongkar muat barang FSPTI di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, yang dipicu oleh dualisme kepemimpinan dan perebutan kewenangan dalam struktur organisasi sehingga berdampak pada terganggunya stabilitas kerja dan hubungan antaranggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab konflik, dampak yang ditimbulkan, serta strategi penyelesaian yang dilakukan dalam organisasi tersebut. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan ditentukan secara purposive sampling sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipengaruhi oleh distribusi otoritas yang tidak merata, kepentingan yang berlawanan antar elite organisasi, serta lemahnya mekanisme komunikasi internal. Konflik berdampak pada menurunnya solidaritas anggota dan terganggunya aktivitas kerja buruh. Penyelesaian konflik ditempuh melalui mediasi internal, musyawarah, dan intervensi struktural organisasi.

