PERAN BERPIKIR LATERAL DAN KREATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA TERHADAP PENGARUH PEMBARUAN ISLAM DI INDONESIA PADA MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI DI MAN 1 KOTA SUKABUMI

  • Rina Shofiawati Rahayu Universitas Madani Nusantara
  • Siti Qomariyah Universitas Madani Nusantara
  • Eni Nurainillah Universitas Madani Nusantara
  • Jenal Nurhakim Universitas Madani Nusantara
  • Aang Purnawirawan Universitas Madani Nusantara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran model pembelajaran, berpikir lateral dan kreatif, serta kemampuan literasi dalam materi pengaruh pembaruan Islam di Indonesia pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada proses pembelajaran serta aktivitas berpikir siswa dalam memahami materi sejarah Islam. Secara teoretis, penelitian ini mengacu pada konsep berpikir lateral dan kreatif yang menekankan pada kemampuan menghasilkan ide baru, fleksibilitas berpikir, serta orisinalitas dalam menganalisis peristiwa sejarah. Model pembelajaran yang diterapkan meliputi Problem Based Learning (PBL) dan pembelajaran kreatif-produktif yang dirancang untuk mendorong keaktifan siswa dalam kegiatan literasi, seperti membaca, menafsirkan, dan mengkaji materi pembaruan Islam di Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran yang mengintegrasikan berpikir lateral dan kreatif mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa, baik dalam aspek pemahaman, interpretasi, maupun pengembangan gagasan. Siswa menjadi lebih aktif, fleksibel dalam berpikir, serta mampu mengemukakan ide secara kreatif dalam kegiatan pembelajaran. Namun demikian, implementasi pembelajaran masih belum optimal karena masih terdapat kecenderungan penggunaan metode konvensional yang berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan model pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa secara maksimal. Integrasi berpikir lateral dan kreatif dalam pembelajaran menjadi penting dalam membentuk kemampuan literasi yang kritis, reflektif, dan inovatif, khususnya dalam memahami dinamika pembaruan Islam di Indonesia.

Published
2026-09-07
How to Cite
Rahayu, R., Qomariyah, S., Nurainillah, E., Nurhakim, J., & Purnawirawan, A. (2026). PERAN BERPIKIR LATERAL DAN KREATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA TERHADAP PENGARUH PEMBARUAN ISLAM DI INDONESIA PADA MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS XI DI MAN 1 KOTA SUKABUMI. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(9.C), 137-143. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14298