PROFIL PEREMPUAN PENGGEMAR BOYS LOVE THAILAND (THAIENTHU) DI KOTA PEKANBARU

  • Lola Sagita Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Riau
  • Risdayati . Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Abstract

Fenomena Boys Love Thailand semakin berkembang dengan kemajuan medias digital dan meningkatkan akses masyarakat terhadap budaya populer global perkembangan tersebut turut melahirkan komunitas penggemar yang dikenal sebagai ThaiEnthu yaitu sebutan untuk penggemar Boys Love Thailand yang aktif mengonsumsi konten, berinteraksi, serta membangun relasi sosial melalui digital maupun komunitas penggemar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi perempuan menjadi penggemar Boys Love Thailand serta memaknai bagaimana mereka mengelola identitas, mengekspresikan diri, dan membangun interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, informan penelitian terdiri dari perempuan penggemar Boys Love Thailand yang tergabung dalam komunitas ThaiEnthu di Kota Pekanbaru dan dipilih menggunakan tekniks snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Teori Dramaturgi Erving Goffaman digunakan sebagai landasan utama memahami identitas penggemar dalam berbagai kontks sosial, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan informan terhadap Boys Love Thailand dipengaruhi oleh paparan media sosial, rekomendasi dari lingkungan pertemanan, daya tarik naratif dan visual dalam series, serta fungsi Boys Love sebagai hiburan dan pelarian emosional. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggemar melakukan pengelolaan identita melalui pebedaan antara front stage dan back stage sebagai bentuk penyesuaian terhadap stigma sosial yang masih berkembang dimasyarakat, selain itu media sebagai bentuk penyesuaian terhadap stigma sosial yang masih berkembang di masyarakat, selain itu media sosial dan komunitas ThaiEnthu berperan sebagai ruang interaksi yang memungkinkan penggemar memperoleh dukungan sosial, membangun relasi, dan mengekspresikan identitas mereka dengan lebih leluasa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fandom Boys Love Thailand tidak hanya berkaitan dengan konsumsi hiburan tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan identitas dan interaksi perempuan dalam konteks budaya populer digital.

Published
2026-09-08
How to Cite
Sagita, L., & ., R. (2026). PROFIL PEREMPUAN PENGGEMAR BOYS LOVE THAILAND (THAIENTHU) DI KOTA PEKANBARU. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(9.D), 119-125. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14346