GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK NEGERI PEMBINA BOJONGSARI
Abstract
Masa pra sekolah (3–6 tahun) merupakan golden age yang sangat menentukan perkembangan anak, baik kognitif, sosial, maupun emosional. Pada periode ini, keluarga menjadi lingkungan utama, sedangkan pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk karakter, kemandirian, dan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua pada anak usia pra sekolah di TK Negeri Pembina Bojongsari serta mengidentifikasi karakteristik responden berdasarkan usia, pendidikan, dan status pekerjaan ibu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 131 siswa, dengan sampel 35 orang tua yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Parenting Style Dimension Questionnaire (PSDQ) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa (19–44 tahun) (82,9%), berpendidikan SMA/sederajat (54,3%), dan sebagian besar berstatus tidak bekerja (60,0%). Berdasarkan pola asuh, mayoritas responden menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 29 orang (82,9%), diikuti pola asuh permisif sebanyak 6 orang (17,1%), dan tidak ditemukan pola asuh otoriter (0,00%). Dominasi pola asuh demokratis dipengaruhi oleh faktor usia ibu yang produktif, tingkat pendidikan yang cukup, status pekerjaan yang memungkinkan interaksi lebih intens, serta nilai keluarga yang menekankan keseimbangan antara kasih sayang dan disiplin. Kesimpulannya, pola asuh demokratis merupakan pola yang paling banyak diterapkan oleh orang tua di TK Negeri Pembina Bojongsari, namun tetap diperlukan edukasi untuk menjaga keseimbangan kebebasan dan aturan agar perkembangan anak dapat berlangsung optimal.

