STUDI KRITIS BAHAN AJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DALAM MATERI KHULAFAUURASYIDIN KELAS VII DI MTs SUNANULHUDA CIKAROYA SUKABUMI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis bahan ajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada materi Khulafaurrasyidin kelas VII di MTs Sunanulhuda Cikaroya Sukabumi. Analisis dilakukan terhadap komponen bahan ajar yang meliputi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, evaluasi pembelajaran, sumber pembelajaran, serta kualitas bahan ajar secara keseluruhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi dan wawancara, serta teknik analisis datanya dengan mengumpulkan, reduksi, penyajian dan verifikasi data dan diuji keabsahan datanya dengan triangulasi, member check, defendabilitas, referensi, tranferabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dianalisis telah memenuhi unsur-unsur utama pembelajaran sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Tujuan pembelajaran telah mengakomodasi pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Materi pembelajaran memuat sejarah Khulafaurrasyidin secara sistematis serta mengandung nilai-nilai keteladanan yang relevan untuk pembentukan karakter peserta didik. Metode pembelajaran yang digunakan berorientasi pada pembelajaran aktif melalui kegiatan literasi, berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Evaluasi pembelajaran telah mencakup asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Selain itu, sumber pembelajaran yang digunakan cukup beragam, meliputi buku teks, modul ajar, LKPD, dan media digital. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kelemahan, antara lain tujuan pembelajaran yang belum sepenuhnya dirumuskan secara operasional dan terukur, materi yang masih dominan bersifat deskriptif sehingga kurang mengaitkan nilai-nilai sejarah dengan konteks kehidupan peserta didik saat ini, instrumen evaluasi yang belum dilengkapi rubrik penilaian yang rinci, serta pemanfaatan teknologi dan sumber belajar digital yang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang lebih kontekstual, interaktif, inovatif, dan berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran SKI di madrasah.

