Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Menangani Stres dan Depresi pada Fase Quarter Life
Abstract
Quarter Life Crisis merupakan tahap peralihan pada orang dewasa muda yang sering disertai oleh perasaan gelisah, ketidakpastian tentang masa depan, serta tekanan eksistensial yang dapat menyebabkan stres hingga depresi. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana Pendidikan Agama Kristen (PAK) dapat berfungsi sebagai alat untuk mendampingi kesehatan mental dan spiritual dalam mengatasi krisis tersebut. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian pustaka. Hasil analisis mengindikasikan bahwa PAK berperan melalui tiga elemen penting: (1) perubahan cara berpikir (metanoia) berdasarkan ajaran Alkitab tentang identitas diri dalam Kristus, (2) penyediaan komunitas yang mendukung (koinonia) sebagai tempat aman untuk mengungkapkan kesulitan, dan (3) penerapan praktik spiritual sebagai strategi koping yang positif. Dengan memasukkan nilai-nilai kepercayaan, individu yang mengalami QLC dapat mengubah cara pandang terhadap krisis dari suatu ancaman menjadi kesempatan untuk pertumbuhan iman. Artikel ini menekankan bahwa peningkatan literasi kesehatan mental yang berbasis iman dalam kurikulum PAK sangat penting untuk ketahanan psikologis generasi muda Kristen.
References
Astuti, Y., & Lestari, S. (2021). Quarter life crisis pada mahasiswa: Tantangan psikologis dan strategi penanganannya. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 85–94.
Corey, G. (2021). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Hutagalung, S. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter dan kesehatan mental peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 1–12.
Kristanto, A., & Simanjuntak, R. (2022). Spiritualitas Kristen dan kesehatan mental generasi muda. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 6(2), 101–112.
Myers, D. G., & DeWall, C. N. (2023). Psychology (14th ed.). Worth Publishers.
Prasetya, D. A. (2021). Manajemen stres berbasis spiritual dalam konteks pendidikan Kristen.
Jurnal Bimbingan dan Konseling Kristen, 3(2), 45–56.
Ryff, C. D. (2022). Psychological well-being revisited: Advances in theory and practice.
Journal of Personality and Social Psychology, 122(4), 567–588.
Santrock, J. W. (2020). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Setiawan, E., & Wijaya, H. (2023). Pendidikan Agama Kristen dan pembentukan ketahanan mental peserta didik. Jurnal Teologi Praktika, 5(1), 33–44.
Snyder, C. R., & Lopez, S. J. (2021). Positive psychology: The scientific and practical explorations of human strengths (4th ed.). Sage Publications.
Handayani, S., & Sitorus, M. (2022). Peran Pendidikan Agama Kristen terhadap Kesehatan Mental Remaja dan Dewasa Muda. Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen, 2(1)


