INTEGRASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MELALUI SERVICE-LEARNING DALAM WADAH PELAYANAN SISWA SMA NEGERI 9 MANADO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen (PAK) melalui model Service-Learning dalam kegiatan organisasi Pelayanan Siswa (Pelsis) di SMA Negeri 9 Manado, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, merumuskan strategi resolusi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan Guru PAK (pembina) serta Ketua Pelayanan Siswa kelas Reguler dan Binsus, dan studi dokumentasi program kerja. Analisis data interaktif mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai PAK dalam Service-Learning diwadahi secara terstruktur melalui empat tahapan siklus: investigasi kebutuhan komunitas, persiapan konseptual-liturgis, tindakan pelayanan kontekstual (seperti ibadah mingguan, pendalaman Alkitab, perayaan hari besar Paskah dan Natal, serta aksi sosial ke panti asuhan), dan evaluasi-refleksi teologis. Nilai kasih (agape), iman transformatif, kepemimpinan pelayan (servant leadership), dan integritas moral menjadi landasan utama praksis pelayanan. Kendala benturan jadwal akademik dan keterbatasan dana diatasi melalui koordinasi jadwal terpadu, pendekatan mentoring personal, serta penggalangan dana kreatif-partisipatif. Secara holistik, implementasi ini membuktikan bahwa Service-Learning mentransformasi teori dogmatis PAK di kelas menjadi pengalaman praksis yang memperkokoh kedewasaan rohani, kepedulian sosial (diakonia), disiplin, serta etika kepemimpinan kristiani siswa
References
Boiliu, F. M. (2024). Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Kontekstual: Mengembangkan Model Pedagogi Responsif Abad 21. Jurnal Kependidikan Kristen, 6(2), 112–128. https://doi.org/10.34567/jkk.v6i2.89
Colàs, R. H., Juanola, M. M., & Masó, P. S. (2017). The Institutionalization of Service-Learning at Spanish Universities. International Journal of Research on Service-Learning and Community Engagement, 5(1), 45–62. https://doi.org/10.37333/ijrslce.v5i1.268
Dewey, J. (1938). Experience and Education. Macmillan Publishing Co.
Groome, T. H. (2011). Christian Religious Education: Pendidikan Agama Kristen Berbagi Praksis Hidup (Terj.). BPK Gunung Mulia.
Halimah, A., Sulastri, S., & Arifin, Z. (2021). Implementasi Service Learning Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Siswa SD/MI. Mimbar PGSD Undiksha, 9(2), 195–202. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i2.36872
Harianto, G. P. (2021). Pendidikan Agama Kristen dalam Alkitab dan Dunia Pendidikan Masa Kini. PBMR ANDI.
Hendryadi, H., Tricahyadinata, I., & Zannati, R. (2019). Metode Penelitian: Pedoman Penelitian Bisnis dan Akademik. LPMP Imperium.
Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2011). Pendidikan Agama Kristen. BPK Gunung Mulia.
Jacoby, B. (2015). Service-Learning Essentials: Questions, Answers, and Lessons Learned. Jossey-Bass.
Joyce, B., & Calhoun, E. (2024). Models of Teaching (10th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003455370
Kaye, C. B. (2004). The Complete Guide to Service Learning: Proven, Practical Ways to Engage Students in Civic Responsibility, Academic Curriculum, and Social Action. Free Spirit Publishing.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice-Hall.
Lestari, P. (2020). Implementasi Model Service Learning untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 15–28. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.30514
Limbong, F., & Arifianto, Y. A. (2022). Strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Menerapkan Model Pembelajaran PAKEM. TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 41–51. https://doi.org/10.53674/teleios.v2i1.48
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nuhamara, D. (2014). Pembimbing ke dalam Pendidikan Agama Kristen. CV. Pionir Jaya.
Pangalila, T. (2021). Peran Organisasi Kesiswaan dalam Membina Karakter Religius dan Moralitas Remaja di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 77–88.
Pane, P. B. (2025). Pendidikan Agama Kristen: Landasan Teologis dan Prinsip Alkitabiah dalam Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Excelsior Pendidikan, 6(1), 82–90.
Pazmino, R. W. (2000). Foundational Issues in Christian Education: An Introduction in Evangelical Perspective. Baker Academic.
Setyowati, E., & Permata, A. (2018). Service Learning: Mengintegrasikan Tujuan Akademik dan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Pengabdian kepada Masyarakat. Bakti Budaya, 1(2), 143–158. https://doi.org/10.22146/bakti.38541
Siahaan, H. E. R. (2023). Kepemimpinan Liturgis-Transformatif: Model Pengembangan Karakter dalam Organisasi Siswa Kristen. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (PASCA), 4(1), 15–28. https://doi.org/10.46445/pasca.v4i1.582
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulaiman, R., & Dewi, R. K. (2021). Model Pembelajaran Berbasis Pelayanan Masyarakat (Service-Learning) dan Dampaknya Terhadap Efikasi Diri serta Kepedulian Sosial Peserta Didik. Jurnal Inovasi Kurikulum, 18(2), 140–154.
Topayung, J. (2024). Kepemimpinan Kristen Masa Kini: Integritas dan Pelayanan di Institusi Pendidikan. Percetakan Cahaya Publikasi.
Walukow, D. S., & Prijanto, J. H. (2021). Pendekatan Service Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Era Kenormalan Baru. Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 8(2), 136–142.
Zaluchu, S. E. (2021). Penerapan Strategi Service Learning dalam Mata Kuliah Pendidikan Agama Kristen. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.46307/rf.v6i1.74


