Manajemen Character Building Kristiani Murid Berbasis Pembiasaan Relgius di SMP Nurul Hasan Tawa Kabupaten Halmahera Selatan
Abstract
Isu kenakalan remaja dalam dunia pendidikan menjadi realita hingga saat ini. Hal tersebut memperlihatkan secara jelas bahwa character building (pembentukan karakter) menjadi hal yang krusial sebagai proses pengembangan karakter dengan melibatkan nilai-nilai, sikap, dan kepribadian seseorang. Maka dari itu, dunia pendidikan saat ini perlu memperhatikan manajemen character building Kristiani secara baik, karena sebagus apapun konsepnya, tidak akan efektif tanpa proses manajemen yang terencana, terorganisir, terarah, dan terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana manajemen character building Kristiani berbasis pembiasaan religius di SMP Nurul Hasan Tawa Kabupaten Halmahera Selatan, yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan/evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perencanaan dilakukan dengan berdiskusi bersama, kemudian ditentukan tujuan adanya pembiasaan religius dalam character building Kristiani yang dimuat dalam visi dan misi serta dokumen tertulis sekolah; 2) Pengorganisasain tetap dilaksanakan dengan menentukan tugas dan tanggung jawab tanpa adanya struktur organisasi khusus yang mengatur tentang character building Kristiani berbasis pembiasaan religius; 3) Pelaksanaan dilakukan dengan menanamkan nilai Kekristenan yaitu, kasih, saling menghormati, disiplin, rajin, bermoral, dan beryukur melalui beberapa pembiasaan religius (berdoa sebelum masuk ke kelas, berdoa sebelum pulang, ibadah buka usbuh, ibadah Osis, ibadah pelajar, doa pergumulan, ibadah tutup usbuh, membaca Alkitab, hafalan hal dasar Alkitab); 4) Pengawasan dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, dan pengawasan tidak langsung lebih mendominasi.

