Penguatan Karakter Toleransi Melalui Implementasi Program Jumat Beriman Pada Siswa Kelas VII Dan VIII SMPN 1 Kayen Kidul Kediri
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penguatan nilai religius, bentuk toleransi siswa, dan tingkat efektivitas Program Jumat Beriman dalam membentuk karakter toleransi siswa di SMPN 1 Kayen Kidul Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru agama, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta siswa lintas agama. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jumat Beriman dilaksanakan secara terjadwal setiap bulan dengan mengelompokkan siswa berdasarkan agama, namun tetap menghasilkan penguatan nilai religius yang bermakna melalui praktik ibadah langsung, pembacaan kitab suci, dan pembiasaan adab. Toleransi siswa meningkat secara signifikan, ditandai dengan perubahan pola interaksi dari homogen menjadi inklusif, meningkatnya empati, serta berkurangnya prasangka antaragama. Program dinilai sangat efektif oleh seluruh informan, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan fasilitas ibadah dan minimnya forum interaksi lintas agama secara langsung. Penelitian ini merekomendasikan penguatan forum dialog lintas agama serta perbaikan fasilitas ibadah agar Program Jumat Beriman dapat menjadi model pendidikan multikultural berbasis Pancasila yang lebih optimal.
penguatan karakter, toleransi beragama, Program Jumat Beriman, pendidikan Pancasila

