Pengaruh Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Keterampilan Berkomunikasi Murid Kelas Iv Sd Rahmat Surabaya
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap keterampilan berkomunikasi murid kelas IV SD Rahmat Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi siswa Indonesia berdasarkan hasil PISA, serta pentingnya keterampilan berkomunikasi di era abad ke-21. GLS yang diatur dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 menjadi program strategis pemerintah untuk menumbuhkan budaya literasi dan keterampilan berkomunikasi siswa sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto korelasional kausal. Sampel penelitian terdiri dari 44 siswa kelas IV (kelas IV A dan IV B) SD Rahmat Surabaya tahun ajaran 2024/2025 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi angket skala Likert untuk mengukur variabel GLS dan rubrik observasi untuk mengukur keterampilan berkomunikasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GLS berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan berkomunikasi murid (β = 0,602; t = 4,763; Sig. = 0,000 < 0,05) dengan persamaan regresi Y = 18,420 + 0,645X. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara guru dan murid yang menunjukkan bahwa kegiatan membaca rutin, presentasi, dan diskusi dalam GLS secara nyata meningkatkan kemampuan siswa dalam berbicara, menyimak, dan menyampaikan ide secara percaya diri.

