Membangun Kesadaran Gender di Sekolah: Pengalaman Guru dalam Menanamkan Nilai Kesetaraan di MAN 1 Kota Makassar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru mengenai kesadaran gender, pengalaman dan strategi dalam menanamkan nilai kesetaraan gender, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun kesadaran gender di MAN 1 Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian berjumlah 7 orang guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami kesadaran gender sebagai persamaan hak, kesempatan, dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan dalam lingkungan pendidikan. Penanaman nilai kesetaraan dilakukan melalui integrasi materi pembelajaran, pembagian tugas yang adil, pendekatan dialogis, serta keteladanan dalam interaksi sehari-hari. Namun, upaya tersebut masih menghadapi tantangan berupa kuatnya stereotip gender yang berasal dari lingkungan keluarga dan masyarakat, perbedaan pemahaman peserta didik, serta belum optimalnya integrasi pendidikan gender dalam pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa guru memiliki peran penting sebagai aktor sosial dalam membangun konstruksi kesetaraan gender melalui praktik pendidikan yang berkelanjutan.

