Relevansi Kebijakan Kurikulum Merdeka Dengan Pendidikan Abad 21 Pada Pembelajaran IPS di SD

  • Ai Nurul Nurohmah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dewi Kartini Universitas Pendidikan Indonesia
  • Tin Rustini Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Independent Curriculum, Social Studies Learning in Elementary Schools, 21st Century Education.

Abstract

The purpose of this study is to find out whether there is relevance to the independent curriculum policy with 21st century education in social studies learning. During the Covid 19 pandemic, learning became less effective due to distance learning (PJJ). That's why there was a learning crisis or commonly known as learning loss and also a learning gap which is commonly referred to as the learning gap. Efforts to overcome this, the Ministry of Education and Culture officially launched a new curriculum, namely the independent curriculum. This independent curriculum has begun to be implemented in schools. In social studies learning in elementary schools in the independent curriculum there is a change, namely the enactment of natural sciences, namely the combination of science and social studies subjects. Education currently requires students to have 21st century competencies, namely communication, creativity and innovation, critical thinking and problem solving, and collaboration. Researchers use qualitative methods in answering problems, this research is also supported by literature studies such as books, scientific articles and sources that can be accounted for. The results of this study state that the independent curriculum in social studies learning in elementary schools is relevant to 21st century education, because it fulfills the principles of 21st century learning and can develop 21st century skills in accordance with the objectives of the independent curriculum, namely forming a profile of Pancasila students

References

Andrian, Y., & Rusman, R. (2019). Implementasi pembelajaran abad 21 dalam kurikulum 2013. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 12(1), 14–23.

Andriani, W., Subandowo, M., Karyono, H., & Gunawan, W. (2021). Learning Loss dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Corona. Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran, 1(1), 485–501. http://snastep.com/proceeding/index.php/snastep/index

Daryanto, K., & Karim, S. (2017). Pembelajaran Abad 21. Gava Media.

Hamalik, O. (2019). Kurikulum dan Pembelajaran. PT Bumi Aksara.

Herlambang, Y. T. (2018). PEDAGOGIK: Telaah Kritis Ilmu Pendidikan dalam Multiperspektif (Y. Abidin (ed.)). PT. Bumi Aksara.

Ibrahim, R. (2012). Kurikulum dan pembelajaran. Rajagrafindo Persada.

Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011–3024.

Kemendikbudristek. (2020). Kajian Pengembangan Profil Pelajar Pancasila. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/unduhan/Kajian_PPP.pdf

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran. http://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/02/Kajian-Akademik-Kurikulum-untuk-Pemulihan-Pembelajaran.pdf

Melfianora. (2019). Penulisan Karya Tulis Ilmiah Dengan Studi Literatur. Open Science Framework, 12(1), 14–26.

Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode penelitian kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books, 1(1).

Oktaviani, N., & Wulandari, I. (2019). Problematika Penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. K-Media.

Prihantini. (2021). Strategi Pembelajaran SD (B. S. Fatmawati (ed.); 2021st ed.). PT Bumi Aksara.

Putriani, Dwi, J., & Hudaidah. (2021). Inovasi pembelajaran kurikulum merdeka belajar Di Era Society 5.0 untuk Revolusi Industri 4.0. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 38–83.

Rachmawati, N., Marini, A., Nafiah, M., & Nurasiah, I. (2022). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Prototipe di Sekolah Penggerak Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3613–3625. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/1496/pdf

Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2010). Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak-Kanak.

Rahayu, R., Iskandar, S., & Abidin, Y. (2022). Inovasi Pembelajaran Abad 21 Dan Penerapannya Di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(2), 2099–2104.

Sasikirana, V., & Herlambang, Y. T. (2020). Urgensi Merdeka Belajar di Era Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan Society 5.0. 8(2), 1–8. https://doi.org/10.1007/XXXXXX-XX-0000-00

Septikasari, R., & Frasandy, R. N. (2018). Keterampilan 4C Abad 21 dalam Pembelajaran Pendidikan Dasar. Tarbiyah Al-Awlad, 8(2), 107–117.

Sugiyarti, L., Arif, A., & Mursalin. (2018). Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar. In PROSIDING SEMINAR DAN DISKUSI PENDIDIKAN DASAR.

Syafi’i, F. F. (2021). Merdeka belajar: sekolah penggerak. Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 2(8), 39–49.

Syahputra, E. (2018). Pembelajaran Abad 21 Dan Penerapannya Di Indonesia. Sinastekmapan, 1(10), 1276–1283.

Warsita, B. (2008). Teori Belajar Robert m. Gagne dan Implikasinya pada Pentingnya Pusat Sumber Belajar. Jurnal Teknodik, 064–078.

Watimena, R. ., & Herlambang, Y. . (2022). Merancang Revolusi Pendidikan Indonesia Abad 21. Rumah Filsafat.

Published
2023-02-01
How to Cite
Nurohmah, A., Kartini, D., & Rustini, T. (2023). Relevansi Kebijakan Kurikulum Merdeka Dengan Pendidikan Abad 21 Pada Pembelajaran IPS di SD. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(3), 24-35. https://doi.org/10.5281/zenodo.7594483