PENTINGNYA PENERAPAN TUJUH POE ATIKAN “MANEUH DI SUNDA” UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER CINTA BUDAYA SISWA SEKOLAH DASAR DI PURWAKARTA

  • Dewi Hasna Fauziyyah Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta
  • Niken Oktavia Anisa Asri Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta
  • Wiwin Winengsih Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta
  • Dewa Wahyudin Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta
  • Jennyta Caturiasari Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta
Keywords: Pendidikan, Karakter, Budaya

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah membawa budaya asing ke Indonesia, sehingga anak-anak mengagumi budaya asing yang terlihat lebih modern. Akibatnya, anak-anak melupakan budaya lokal atau adat sekitar yang seharusnya mereka cintai dan lestarikan. Padahal mencintai budaya merupakan salah satu pengembangan pendidikan karakter. Dalam rangka mengembangkan pendidikan karakter sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan Sunda, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta membuat terobosan Program Tujuh Poe Atikan yang salah satu programnya adalah Rebo: Maneuh di Sunda. Maneuh di Sunda berarti menegaskan bahwa setiap orang yang tinggal di Purwakarta harus mengenal jati dirinya, budaya leluhurnya, budaya Sunda, menjadi bangga sebagai bagian bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus sebagai metode penelitiannya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara menyebarkan seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Hasil dari penelitian ini adalah program Maneuh di Sunda penting diterapkan dalam rangka mengembangkan karakter cinta budaya siswa khususnya di SDN 1 Kembangkuning.

References

Afandi, R. (2011). Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 1(1), 85–98. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v1i1.32

Anderson, I., & Ulfa, M. (2018). Penerapan Nilai Cinta Tanah Air Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 3(1), 145–162. https://doi.org/10.22437/gentala.v3i1.6776

Annisa, M. N., Wiliah, A., & Rahmawati, N. (2020). Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar Di Zaman Serba Digital. 2.

Insani, G. N., Dewi, D., & Furnamasari, Y. F. (2021). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. 5.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Maruti, E. S., Maskurin, M. A., Wisuda, G. S., Sari, N. E., & Sari, E. (t.t.). Kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan: Dapatkah Meningkatkan Sikap Cinta Budaya Pada Siswa Sekolah.

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) No 20 Tahun 2003.

Zainuddin, H. M., & Hambali, I. M. (2015). Model Piranti Olah Pikir-Emosi untuk Menumbuh-kembangkan Cinta Budaya Bangsa Siswa Sekolah Dasar. MIMBAR, Jurnal Sosial dan Pembangunan, 31(2), 351. https://doi.org/10.29313/mimbar.v31i2.1443

Published
2023-07-22
How to Cite
Fauziyyah, D., Asri, N., Winengsih, W., Wahyudin, D., & Caturiasari, J. (2023). PENTINGNYA PENERAPAN TUJUH POE ATIKAN “MANEUH DI SUNDA” UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER CINTA BUDAYA SISWA SEKOLAH DASAR DI PURWAKARTA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(14), 265-272. https://doi.org/10.5281/zenodo.8173423

Most read articles by the same author(s)