Fortifikasi Flavonoid Ekstrak Daun Pepaya Pada Produk Pangan Beras Analog Ubi Jalar Dan Tepung Jagung

  • Heny Kusumayanti Universitas Diponegoro
  • Rhida Amalia Dsewi Firdausi Universitas Diponegoro

Abstract

Daun pepaya (Carica Papaya L) mengandung senyawa tannin, alkaloid, flavonoid, saponin, antaquinon dan antosianosid, dimana senyawa flavonoid baik bagi penderita diabetes.  Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti beras. Nasi adalah makanan yang paling umum dikonsumsi, namun konsumsi yang berlebihan dapat menjadi masalah karena beras memiliki kadar glukosa yang cukup tinggi. Untuk mengurangi konsumsi beras dan mengendalikan resiko diabetes, beras analog dengan kadar glukosa rendah dapat dijadikan alternatif. Pada penelitian ini akan mengkaji formulasi fortifikasi flavonoid dari ekstrak daun pepaya pada beras analog ubi jalar dan tepung jagung sebagai produk diversifikasi pangan dan didapatkan penambahan ektrak daun papaya berpengaruh terhadap uji proksimat dan kadar glukosa dari beras analog ubi jalar dan tepung jagung. Hasil beras analog juga dilakukan beberapa uji organoleptik yang meliputi aroma, rasa, tekstur, dan warna. 

References

Bahado-Singh, P. S., Riley, C. K., Wheatley, A. O., & Lowe, H. I. C. (2011). Relationship between processing method and the glycemic indices of ten sweet potato (Ipomoea batatas) cultivars commonly consumed in Jamaica. Journal of Nutrition and Metabolism

Eka, Y., Kurniasari, P., Retnoningum, D., & Subchan, P. (2019). Pengaruh Pemberian Ekstrak Dan Serbuk Daun Pepaya (Carica Papaya) Terhadap Kadar Glukosa Darah. 8(1), 572–579.

Liu, W., & Soladoye, O. P. (2021). Towards Innovative Food Processing Of Flavonoid Compounds: Insights Into Stability And Bioactivity. Lwt, 150(June). Https://Doi.Org/10.1016/J.Lwt.2021.111968

Handawi P.S. Rachman. (2010). Kajian Keterkaitan Produksi, Perdagangan dan Konsumsi Ubi Jalar Untuk Meningkatkan 30% Partisipasi Konsumen Mendukung Program Keanekaragaman Pangan dan Gizi

Handayani, Noer Abyor. Dkk. (2017). Kajian Karakteristik Beras Analog Berbahan Dasar Tepung dan Pati Ubi Ungu (Ipomea batatas). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 6 (1)

Hidayat, H. N., & Insafitri, I. (2021). Analisa Kadar Proksimat PadaThalassia hemprichi dan Galaxaura Rugosa di Kabupaten Bangkalan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan 2(4)

Irwanta, Eri., Agus Hikmat., Ervizal A.M. Zuhud. (2016). Keanekaragaman Simplisia Nabati Dan Produk Obat Tradisional Yang Diperdagangkan Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Media Konservasi, 20(3)

Kurniawati, Maya., Slamet Budjianto., Nancy Dewy Yuliana. (2016). Karakterisasi dan Indeks Glikemik Beras Analog Berbahan Dasar Tepung Jagung. J. Gizi Pangan, 11 (3), 169-174

Lattimer, J. M., & Haub, M. D. (2010). Effects of dietary fiber and its components on metabolic health. Nutrients, 2(12), 1266–1289

Meliana S, G. F. (2019). Analisa Kadar Glukosa Pada Nasi Yang Didiamkan Selama 6 Dan 12 Jam Pada Alat Pemanas Nasi Sebagai Syarat Menyelesaikan Pendidikan Progam Studi Diploma Iii.

Noviasari, S., F. Kusnandar dan S. Budijanto. 2013. Pengembangan beras analog dengan memanfaatkan jagung putih. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan 24 (2): 194-200

Nugraha, Dwidhananta, Dewi, & Wirasuta. (2021). Fortifikasi Antioksidan Beras Analog Kombinasi Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.) Dan Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Farmasi Udayana, 10 (1)

Pargiyanti. (2019). Optimasi Waktu Ekstraksi Lemak Dengan Metode Soxhlet Menggunakan Perangkat Alat Mikro Soxhlet. Indonesian Journal of Laboratory 1(2)

Pateda, A. Z., Firda Dian Sudirman, & Nurul Mujahida B.S. (2021). Beras Pantang Diabetes: Formulasi Beras Analog Berbasis Jagung (Zea Mays) Sebagai Upaya Pembatasan Kalori Penderita Diabetes. Universitas Hasanuddin. Makassar

Published
2023-07-26
How to Cite
Kusumayanti, H., & Firdausi, R. (2023). Fortifikasi Flavonoid Ekstrak Daun Pepaya Pada Produk Pangan Beras Analog Ubi Jalar Dan Tepung Jagung. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(14), 625-634. https://doi.org/10.5281/zenodo.8185729