Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (Nht) Dalam Upaya Meningkatkan Proses Dan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas Iv Sdn Sejomulyo 01 Juwana
Abstract
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Pada proses pembelajaran, guru menyampaikan materi pembelajaran dengan ceramah tanpa menggunakan media ataupun alat peraga, hal tersebut menjadikan siswa merasa jenuh, siswa lebih asik bermain sendiri sehingga pembelajaran tidak berlangsung secara optimal. Kondisi yang demikian menjadikan siswa sulit untuk memahami materi pelajaran, sehingga menjadikan hasil belajar IPS siswa rendah.
Tujuan dari penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran NHT untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas 4 SD N Sejomulyo 01 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2022/2023.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan desain penelitian menurut Arikunto yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Sejomulyo 01 yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa soal evaluasi yang dilaksanakan pada akhir siklus sedangkan teknik nontes berupa lembar observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam proses pembelajaran dan hasil belajar IPS. Peningkatan proses pembelajaran dapat dilihat dari peningkatan aktivitas guru dan siswa pada kegiatan pembelajaran. Keaktifan guru dalam pembelajaran meningkat dari persentase 46,7% pada kondisi awal menjadi 70,8% pada siklus I, dan menjadi 81,7% pada siklus II. Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran meningkat dari persentase 41,25% pada kondisi awal menjadi 67,13% pada siklus I, dan menjadi 81,63% pada siklus II. Peningkatan proses pembelajaran tersebut dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Pada kondisi awal nilai rata-rata siswa yaitu 65 dengan presentase ketuntasan 47% atau 14 siswa tuntas, meningkat menjadi 79,5 dengan presentase ketuntasan 73% atau 22 siswa tuntas pada siklus I, dan meningkat menjadi 85,67 dengan presentase ketuntasan 98% atau 28 siswa tuntas pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Sejomulyo 01
References
Abimanyu, Soli. 2008. Strategi Pembelajaran. Jakarta : Dikti Depdiknas
Achmad Sanusi, Dt. 1971. Studi Sosial di Indonesia. Bandung: IKIP.
A.M, Sardiman. 2003. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hartini, Sri. 2011. Evaluasi Pembelajaran. Surakarta : PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta
Hamalik, Qemar, 2001. Proses Belajar Mengajar dan Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta : PT Bumi Aksara.
Hamalik, Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran . Jakarta: PT Bumi Aksara
Hidayati, dkk. 2008. Pengembangan Pendidikan IPS di SD. Jakarta : Dikti Depdiknas
Mulyono, TJ. 1980. Pengertian dan Karakteristik Ilmu Pengetahuan Sosial. Jogyakarta: Departemen P dan K, P3G.
Poerwadarminto,W.J.S. 1995. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka
Riyanto, Yatim. 2006. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Kencana
Rubiyanto, Rubino. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Surakarta : PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta
Suwandi, Joko. 2011. Penelitian Tindakan Kelas/Classrom Action Reseach. Surakarta : PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta
Saidihardjo. 1996. Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: FIP IKIP Jogjakarta.
Wahyudi, Agus Budi. 2011. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Surakarta : PSKGJ - FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta
Wahyudi. Agus Budi dan Syahrir, Sutan Z. 2011. Strategi Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta: PSKGJ-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta


