HUBUNGAN LAMA PENGOBATAN DENGAN TINGKAT STRES PASIEN TUBERCULOSIS DI KECAMATAN KALIBAGOR
Abstract
Latar Belakang: Lama pengobatan menentukan tingkat stres yang dirasakan penderita tuberclosis. Pengobatan tuberculosis menjadi penentu kesembuhan penderita, lama pengobatan tuberculosis ada 2 fase yaitu fase intensif dan fase lanjutan. Pada beberapa orang yang mengalami atau menderita penyakit kronik seperti TB maka sangat mungkin penderita mengalami depresi, stres, dan kecemasan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama pengobatan dengan tingkat stres penderita tuberculosis di Kecamatan Kalibagor
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 30 responden di Kecamatan Kalibagor dengan menggunakan teknik Total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuisioner dengan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan lama pengobatan 2-6 bulan penderita pada kategori stres ringan sebanyak 13 responden (76,5%), dan sebanyak 4 responden (23,5%) mengalami stres sedang, dan responden yang menjalani pengobatan kategori 6-8 bulan sebagian besar mengalami stres sedang sebanyak 11 responden (84,6%), dan sebanyak 2 responden (15,4%) mengalami stres ringan. Hasil uji chi-square didapatkan nilai p-value sebesar 0,001<0,005 berarti signifikan.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan lama pengobatan dengan tingkat stres pasien tuberculosis di Kecamatan Kalibagor
References
Fitriani, Eka. 2013. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Semarang. Unnes Journal of Public Health. Diakses melalui https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/article/view/3034/2807
Mahardhan (2020). Pelatihan Strategi Koping Fokus Emosi untuk Menurunkan Stres Akademik pada Mahasiswa.
Marselia R, Wilson, Pratiwi SE. Hubungan antara lama terapi terhadap tingkat gejala depresi pada pasien tuberkulosis paru di Unit pengobatan Penyakit Paru-Paru Pontianak. J Cerebellum [Internet]. 2017;3(3):2. Tersedia pada: http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jfk/article/download/24529/75676576107
Mustaqin, Suryawati, Priyanto H. Hubungan tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan gejala depresi pada pasien tuberkulosis paru di RSUDZA Banda Aceh. J Ilm Mhs Kedokt Medisia. 2017;2(4):13
WHO. Glbal Tuberculosis Report. ; 2018
Yanti B , Soetjipto, Ni Made Mertaniasih, Muhammad Amin. Perbedaan Karakteristik Demografi dan Klinis Infeksi Mycobacterium tuberculosis dan Mycobacterium bovis dari Bronchoalveolar Lavage Subjek Tuberkulosis Paru. J Respir Indo. 2019; 39;4.238-244
Zahroh Chilyatiz dan Subai'ah, Hubungan lama pengobatan dengan tingkat stres penderita TBC di Puskesmas Tambelengan Kabupaten Sampang
Zevallos dan Justman, 2003;Kroneetal., 2014 Bahadoran etal.,Metha dan Dutt,2016;Nikolich-Zugich et al.,2020


