Analisis Kualitas Briket Arang Kulit Kelapa Muda sebagai Solusi Energi Alternatif di Kawasan Wisata Bahari

  • Faryda Veronica Lamma Koly Universitas Tribuana Kalabahi
  • Herianus Manimoy Universitas Tribuana Kalabahi
  • Martina Lonapadara Universitas Tribuana Kalabahi

Abstract

Kulit kelapa muda selama ini menjadi limbah khususnya pada kawasan wisata bahari. Menumpuknya kulit kelapa muda dapat menimbulkan sejumlah dampat negatif bagi kesehatan manusia dan mengurangi keindahan lingkungan. Kulit kelapa muda mengandung sejumlah selulosa dan lignin sehingga berpotensi untuk dijadikan briket arang, yang kemudian dapat menjadi solusi energi untuk kuliner bakaran di loaksi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas briket arang kulit kelapa muda dengan variasi penambahan tepung tapioka. Parameter yang dianalisis yaitu kadar air, kadar abu dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel BT5, BT10, BT15 dan BT20 memiliki kadar air yang belum memenuhi standar SNI, sedangkan kadar abu dan nilai kalor telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000.

References

BPS. (2022). Kabupaten Alor dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Alor.

Kafama, E. (2019). Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa dan Cangkang Kemiri dalam Pembuatan Briket sebagai Bahan Bakar Alternatif. Skripsi. Universitas Tribuana Kalabahi.

Koly, F. V. L., Karbeka, M., Mautuka, Z. A., Botahala, L. and Mulle, Y. (2018). Porosity Test Mixture Based Charcoal Briquette Candlenut Shells (Aleurites moluccana) and Charcoal Husk Rice (Oryza sativa). International Proceedings: Building Synergy on Divercity in the Borders “Embodying The Global Maritime Axis”. 145-148

Kristianto, H. (2017). Review: Sintesis Karbon Aktif dengan Menggunakan Aktivasi Kimia ZnCl2. JurnalIntegrasiProses, 6(3), 104-111. doi: 10.36055/jip.v6i3.1031.

Mafruddin,Handono, S.D., Mustofa, Mujianto, E.dan Saputra, R. (2022). Kinerja Bom Kalorimeter sebagai Alat Ukur Nilai Kalor Bahan Bakar. Turbo : JurnalProgramStudiTeknikMesin,11(1), 125-134. doi: 10.24127/trb.v11i1.2048.

Norhikmah, Sari, N.M.dan Mahdie, M.F. (2021). Pengaruh Persentase Perekat Tapioka terhadap Karakteristik Briket Arang Tempurung Kelapa. JurnalSylvaScienteae,4(2), 324-333. doi: 10.20527/jss.v4i2.3343.

Praputri, E., Fitri, A. dan Nofaul. (2022). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Muda (Cocos nucifera L.) di Pantai Padang sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioetanol.

Rahardja, I. B., Hasibuan, C. E. dan Dermawan, Y.(2022). Analisis Briket Fiber Mesocarp Kelapa Sawit Metode Karbonisasi dengan Perekat Tepung Tapioka. SintekJurnal: JurnalIlmiahTeknikMesin,16(2), 82-91. doi: 10.24853/sintek.16.2.82-91.

Sugiyati, F. Y., Sutiya, B., dan Yuniarti. (2021). Karakteristik Briket Arang Campuran Arang Akasia Daun Kecil (Acacia auliculiformis) dan Arang Alaban (Vitex pubescens vhal). JurnalSylvaScienteae, 4(2), 274-284. doi: 10.20527/jss.v4i2.3337.

Sumarni, N. K.,Soleh, U. F., Nurhaeni, dan Prismawiryanti. (2021). Limbah Sabut Kelapa Muda (Cocos nucifera L.) sebagai Sumber Pewarna Kain.KOVALEN: JurnalRisetKimia,7(3), 186-93. doi: 10.22487/kovalen.2021.v7.i3.15642.

Published
2024-06-02
How to Cite
Koly, F. V. L., Manimoy, H., & Lonapadara, M. (2024). Analisis Kualitas Briket Arang Kulit Kelapa Muda sebagai Solusi Energi Alternatif di Kawasan Wisata Bahari. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(10), 286-291. https://doi.org/10.5281/zenodo.11415743