STRATEGI KOMUNIKASI CSR HOTEL BUMI SURABAYA (Penanggulangan Stunting Melalui Program GESIT)
Abstract
Indonesia saat ini sedang gencar melakukan kampanye kesehatan pada anak mengingat terdapat 12.788 kasus stunting pada balita pada tahun 2020. Namun, dalam tiga tahun terakhir, prevalensi stunting di Surabaya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini dibantu oleh Pemerintah Kota Surabaya yang terus bekerja keras dengan menyasar program “Surabaya Zero Stunting”. Guna mendukung program pemerintah, Hotel Bumi Surabaya mengadakan Kampanye CSR bertajuk “GESIT” yang berfokus pada pemberian edukasi mengenai stunting.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi kampanye Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan oleh Hotel Bumi Surabaya. Penelitian menjadikan metode deskriptif kualitatif sebagai pijakan dengan fokus utama program CSR Hotel Bumi Surabaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas strategi komunikasi humas Hotel Bumi Surabaya dalam menjalankan program CSR-nya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Hotel Bumi Surabaya dalam kampanye GESIT telah dilakukan sesuai dengan konsep kampanye humas dari Anne Gregory. Konsep perencanaan kampanye ini dimulai dari analisis temuan masalah, tujuan kampanye, pesan, strategi, taktik, skala waktu, evaluasi dan review. Tujuan dilaksanakannya kampanye yang dilakukan Hotel Bumi Surabaya adalah untuk meningkatkan kesadaran terhadap stunting. Hotel Bumi Surabaya menggunakan strategi komunikasi tradisional yaitu dari mulut ke mulut dan melalui media sosial yang merupakan strategi ampuh untuk menarik audiensnya.
References
Antika, Ella & Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto. (2021). Strategi Komunikasi Kampanye “ Adopsi Jangan Beli ” Komunitas Adopsi di Kota Yogyakarta Tahun 2018-2020. Jurnal Audiens . 2(1), 33-43.
Ariyanti, S. (2015). Analisis Faktor Resiko Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Tiga Kabupaten Pidie (Tesis). Gudang Universitas Diponegoro
Bender, George Wilhelm Bender. (2022). Strategi Kampanye Sadar Stunting 2021 Melalui KOL. Jurnal Pariwara. 1(1), 14-24.
Cangara, Hafied. (2014). Perencanaan & Strategi Komunikasi Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers
Cahayani, F. Y., & Amalia, D. (2023). Peran Public Relations Dalam Implementasi Program CSR PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 3(3), 1160-1171.
Effendy, Onong Uchjana. (2015). Dinamika Komunikasi Ed. 9. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Isi, Chris dan Sarah Turnbull. (2016). Penemuan, Penciptaan, dan Percakapan Komunikasi Pemasaran. Inggris Raya: Pendidikan Pearson
Gregorius, Anne. (2004). Perencanaan dan Manajemen Kampanye Hubungan Masyarakat. Jakarta: Erlangga
Mulyadi, A., Naryoso, A., Yuliyanto, M., & Ulfa, NS (2022). Strategi Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam Kampanye Nasional Penurunan Prevalensi Stunting. Interaksi Daring , 10 (2), 152-169.
Pratiwi, Soraya Ratna. (2019). Manajemen Kampanye Komunikasi Kesehatan dalam Upaya Pengurangan Prevalensi Balita Stunting. Jurnal Manajemen Komunikasi. 4(1), 1-19.
Venus, Antar. (2009). Manajemen Kampanye: Panduan Teoritis dan Praktis dalam Mengefektifkan Kampanye Komunikasi Publik cetakan ke-3. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Yudianti, RH (2016). Pola Asuh Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Manarang, 21-25


