Peningkatan Hasil Belajar Ips Dengan Menggunakan Active Learning Tipe Index Card Match Di Kelas VI SD Negeri Koli
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui model active learning tipe index card match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Koli Subjek penelitian yakni siswa kelas VI yang terdiri dari 28 siswa. Objek penelitian adalah hasil belajarsiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model active learning tipe index card match dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas VI SD Negeri KoliĀ dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini didukung dengan meningkatnya persentase hasil belajar siswa. Pada kondisi awal siswa yang mendapat nilai di atas KKM ada 13 siswa (46,4%), pada siklus I siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebanyak 15 siswa (53,6%), kemudian hasil belajar tersebut meningkat pada siklus II siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebanyak 22 siswa (78,6%).
References
Abu Ahmadi dan Joko Tri Prasetyo. (2007). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Abdul Azis Wahab. (2012). Metode dan Model-Model Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Bandung: Alfabeta.
Alben Ambarita. (2006). Manajemen Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Ketenagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional.
Arief Furchan. (2004). Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Hamruni, dkk. (2011). Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.
Hisyam Zaini, dkk. (2008). Strategi Pembelajaran AKtif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.
Maulana Asrofu. (2016). Peningkatan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Model Savi Pada Siswa Kelas IV SDN Bakulan. (volume V, nomor 4). diakses dari http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.p hp/pgsd/article/view/951/865. Pada tanggal 30 September 2016, jam 19.30.
Mema Rahmaningrum. (2016). Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Card Sort Siswa Kelas V. (Volume V, nomor 9). Diakses dari http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.ph p/pgsd/article/view/1361/1235. Pada tanggal 29 September, jam 20.00.
Nana Sudjana. (1996). CBSA: Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo
Nana Sudjana. (2000). Penilaian Proses Hasil Belajar Mengajar. Bandung: Rosada Karya.
Nana Supriatna, dkk. (2007). Bahan Belajar Mandiri Pendidikan IPS di SD.Bandung: UPI Press.
Nana Syaodih Sukmadinata. (2010). Landasan Psikologi Proses Pendidikan.Bandung: Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Purwanto. (2008). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Rita Eka Izzaty, dkk. (2013). Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press.
Sapriya. (2009). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sanusi, dkk. (2008). Terampil dan Cerdas Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Sofan Amri, dkk. (2010). Proses Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif Dalam Kelas. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.


