Students' Views on ChatGPT as a Tool in the Learning Process and Knowledge Formation
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pandangan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran dan pembentukan pengetahuan di era digital. Seiring meningkatnya integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam pendidikan, penting untuk memahami bagaimana siswa memanfaatkan, menilai manfaat, serta menghadapi tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Sampel terdiri dari 40 siswa yang dipilih secara acak dan diberikan kuesioner skala Likert 1–4 melalui Google Forms. Instrumen penelitian meliputi pernyataan positif dan negatif terkait persepsi kemudahan penggunaan, akurasi informasi, motivasi belajar, serta potensi ketergantungan terhadap teknologi. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis tematik untuk mengungkap pola pemaknaan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pandangan positif terhadap ChatGPT. Sebagian besar responden menyatakan bahwa ChatGPT mudah digunakan, membantu memahami materi yang sulit, serta meningkatkan efisiensi belajar. Namun, terdapat kekhawatiran terkait potensi ketergantungan dan tingkat akurasi informasi yang tidak selalu konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT berperan penting sebagai alat pendukung pembelajaran, namun tetap perlu digunakan secara bijak dan dilengkapi dengan sumber belajar tradisional. Temuan ini diharapkan menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi secara efektif .


