TUHAN MENGASIHI MANUSIA
Abstract
Artikel ini mengkaji tema kasih Tuhan kepada manusia dengan menggunakan dasar Alkitab dan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan hakikat kasih Tuhan, bentuk kasih-Nya dalam penciptaan, penebusan, dan kehidupan sehari-hari, serta bagaimana manusia seharusnya merespons kasih tersebut. Melalui kajian literatur terhadap teks Alkitab seperti 1 Yohanes 4:8, Kejadian 1:26–27, dan Yohanes 3:16, penelitian ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan bersifat tanpa syarat, kekal, dan mampu mengubah hidup. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Alkitab menggambarkan Tuhan sebagai Pribadi yang aktif memelihara manusia—menyediakan kebutuhan, melindungi, membimbing, serta memulihkan. Puncak kasih Tuhan dinyatakan melalui karya penebusan Yesus Kristus di kayu salib. Penelitian ini menyimpulkan bahwa memahami kasih Tuhan berdasarkan firman-Nya membantu seseorang membangun iman yang lebih dewasa, menyadari nilai dirinya sebagai ciptaan Allah, dan menerapkan kasih dalam hubungan dengan sesama. Pandangan Alkitab tentang kasih Tuhan mendorong manusia merespons dengan syukur, ketaatan, dan kepedulian.


