LEKSIKON DAN MAKNA BUDAYA PEMBUATAN GOLOK DALAM TRADISI MASYARAKAT CIOMAS : KAJIAN ETNOLINGUSITIK
Abstract
Penelitian ini memakai pendekatan studi etnolinguistik secara teoritis dan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian secara geografis berada di desa Ciomas-Mandalawangi, Lebak, Kec. Ciomas, Kabupaten Serang, Banten. Objek kajian berupa warisan budaya senjata tradisional yaitu golok Ciomas. Data berupa leksikon dan makna budaya dalam proses pembuatan golok Ciomas. Sumber data berasal dari informan, yaitu penempa golok Ciomas. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan rekam dengan teknik catat dalam wawancara mendalam yang dilakukan dengan seorang informan. Ada enam proses pembuatan golok Ciomas, leksikon secara frasa verbal yakni, pengunderan cai, memukul besi, membakar besi, mendinginkan besi, mengelas besi dan Sarangka. Selain itu, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan golok Ciomas ini mengandung makna budaya. Makna budaya tersebut adalah bentuk kesabaran dan ketekunan serta bentuk kerja sama dengan masyarakat untuk saling tolong menolong sesama. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kerja sama dan rasa saling tolong menolong masih dibutuhkan dan dijaga sampai sekarang untuk melestarikan warisan budaya.


