ANALISIS KONTRASTIF KALIMAT SEDERHANA BAHASA SUNDA DAN BAHASA INDONESIA UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR
Abstract
Penelitian analisis kontrastif bertujuan untuk menganalisis kebahasaan dengan melakukan perbandingan struktur kalimat sederhana bahasa Sunda dan bahasa Indonesia serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kalimat sederhana yang digunakan oleh siswa kelas V SDN Panimbang Jaya 4 dan dianalisis menggunakan langkah analisis kontrastif, yaitu mendeskripsikan, menyeleksi, mengontraskan, dan memprediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bahasa memiliki kesamaan pola dasar kalimat sederhana, yaitu Subjek–Predikat (S–P), Subjek–Predikat–Objek (S–P–O), dan Subjek–Predikat–Keterangan (S–P–K). Perbedaan struktur tampak pada kehadiran unsur subjek, penggunaan afiksasi verba, pemilihan preposisi, serta penggunaan partikel penegas wé dalam bahasa Sunda. Perbedaan tersebut berpotensi menimbulkan interferensi bahasa daerah dalam penggunaan bahasa Indonesia oleh siswa. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang mempertimbangkan latar belakang bahasa ibu siswa.


