NILAI ANAK, GENDER, DAN INDIVIDUALISME: STUDI KUALITATIF SIKAP PRO DAN KONTRA CHILDFREE PADA PASANGAN MENIKAH DI PEKANBARU

  • Ajeng Sri Rahayu Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Riau
  • Mita Rosaliza Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Abstract

Fenomena childfree (keputusan untuk tidak memiliki anak) telah bergeser dari sekadar wacana global menjadi realitas sosial yang kontroversial di Indonesia, termasuk di kota-kota menengah seperti Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana pasangan menikah di Pekanbaru memaknai nilai anak, mengonstruksi peran gender, dan menegosiasikan individualisme dalam menentukan sikap pro maupun kontra terhadap childfree. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pasangan menikah yang mewakili spektrum pro dan kontra. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbenturan antara nilai kolektif Melayu-Islam yang memandang anak sebagai kewajiban sosial, emosional, dan religius (penerus keturunan dan investasi akhirat), dengan arus modernitas yang mengedepankan pilihan rasional. Kelompok kontra-childfree tetap mempertahankan hegemoni nilai anak sebagai simbol kesempurnaan keluarga, meskipun mulai bergeser dengan meninggalkan pandangan anak sebagai investasi ekonomi. Sebaliknya, kelompok pro-childfree melakukan dekonstruksi terhadap nilai tradisional, memandang keputusan tanpa anak sebagai bentuk otonomi tubuh, tanggung jawab emosional-psikologis untuk memutus trauma masa lalu, serta strategi adaptasi ekonomi yang realistis di wilayah urban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sikap terhadap childfree di Pekanbaru bukan sekadar pilihan privat, melainkan hasil negosiasi kompleks antara identitas kultural dan kesadaran individualistik.

Published
2026-09-03
How to Cite
Rahayu, A. S., & Rosaliza, M. (2026). NILAI ANAK, GENDER, DAN INDIVIDUALISME: STUDI KUALITATIF SIKAP PRO DAN KONTRA CHILDFREE PADA PASANGAN MENIKAH DI PEKANBARU. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(8.D), 64-76. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13977