HUBUNGAN NORMA SUBJEKTIF TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU REMAJA DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI MAN 1 BANYUMAS
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat pada kelompok remaja akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan DMT2 adalah norma subjektif teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara norma subjektif teman sebaya dengan perilaku remaja dalam pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di MAN 1 Banyumas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah siswa MAN 1 Banyumas yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel sesuai kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, meliputi variabel norma subjektif teman sebaya dan perilaku pencegahan DMT2. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat norma subjektif teman sebaya dan perilaku pencegahan DMT2 dalam kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara norma subjektif teman sebaya dengan perilaku remaja dalam pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa norma subjektif teman sebaya berperan penting dalam membentuk perilaku pencegahan DMT2 pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan promosi kesehatan berbasis kelompok sebaya untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada remaja.

