Cyberbullying dalam Manajemen Pendidikan: Perlindungan Siswa di Era Digital

  • Didit Darmawan Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Cantika Priamista Putri Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Safitri Nur Afiyah Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Rahayu Mardikaningsih Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Nelud Darajaatul Aliyah Universitas Sunan Giri Surabaya
Kata Kunci: perundungan daring, literasi digital, dukungan bagi korban, keamanan di sekolah, pelecehan daring

Abstrak

Perundungan daring merupakan fenomena serius yang memiliki ciri-ciri yang membedakannya dari perundungan konvensional, termasuk anonimitas, akses 24 jam, jangkauan yang luas, dan sifat permanen dari konten digital. Tinjauan pustaka kualitatif ini mengkaji bagaimana perundungan daring terjadi dan ditangani dalam konteks pendidikan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa dampak perundungan daring terhadap korban sangat parah, meliputi gangguan psikologis, penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, dan risiko bunuh diri. Penanganan cyberbullying memerlukan pendekatan komprehensif, termasuk pencegahan melalui literasi digital, deteksi dini, intervensi yang tepat, dan pemulihan korban. Peran guru, orang tua, dan kepala sekolah sangat krusial dalam pencegahan dan penanganan. Penegakan kebijakan yang konsisten, kolaborasi eksternal, dan evaluasi rutin diperlukan untuk memastikan efektivitas program. Pendekatan restoratif dalam menangani pelaku terbukti lebih efektif daripada hukuman semata. Pendekatan sistematis dan berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan

Diterbitkan
2026-06-07