STUDI ETNOLINGUISTIK BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIK DALAM TRADISI PERNIKAHAN MASYARAKAT ETNIS BETAWI

  • Destriana Ayuningtyas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Odien Rosidin Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Tisnasari . Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali, menganalisis, dan memetakan bentuk serta makna simbolik dalam tradisi pernikahan masyarakat etnis Betawi melalui perspektif etnolinguistik dan semantik kultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 data simbolik yang terbagi menjadi 12 data leksikon ritual/praktik pernikahan (RS/LK/MK) dan 5 data simbol kuliner/artefak visual (KN/RS/MK). Berdasarkan analisis komparatif antarwilayah, ditemukan konsistensi struktural pada pola Ritual/Simbol Adat–Leksikon–Makna Kultural (RS-LK-MK) dan Kuliner–Ritual/Simbol Adat–Makna Kultural (KN-RS-MK). Namun, terdapat variasi regional berupa simplifikasi, reduksi dimensi fisik, dan modernisasi gaya performatif di wilayah suburban (Makasar dan Margahayu) akibat arus urbanisasi, sementara wilayah pusat (Cilandak dan Palmerah) cenderung mempertahankan struktur tradisional yang rigid. Meskipun terjadi pergeseran bentuk fisik, makna kultural inti (core values) yang dikandung tetap setara dan adaptif. Implikasi penelitian ini berkontribusi sebagai materi ajar kontekstual berbasis kearifan lokal bagi guru, referensi empiris bagi penulis buku teks, serta landasan kritis bagi pelestarian budaya dan pengembangan ilmu etnolinguistik.

Published
2026-09-07
How to Cite
Ayuningtyas, D., Rosidin, O., & ., T. (2026). STUDI ETNOLINGUISTIK BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIK DALAM TRADISI PERNIKAHAN MASYARAKAT ETNIS BETAWI. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(9.C), 56-71. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14328