ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR OMELE SAUMLAKI
Abstract
Penelitian ini membahas fenomena alih kode dan campur kode dalam percakapan antara penjual dan pembeli di Pasar Omele Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang digunakan dalam interaksi jual beli, Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk alih kode yang ditemukan bentuk alih kode dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Yamdena. Pada bentuk alih kode terdapat tiga bentuk utama alih kode, yaitu Inter-sentensial, intra-sentensial, dan emblematic. Bentuk yang paling dominan adalah inter-sentesial, yaitu perpindahan bahasa yang terjadi di antara bagian kalimat atau antar kalimat. Sedangkan bentuk campur kode terdapat penyisipan kata dan frasa dari satu bahasa ke dalam bahasa lain dalam satu tuturan. Bentuk campur kode terdapat dua bentuk yaitu, Intra-sentensial, dan Emblematic. Bentuk campur kode ini lebih banyak ditemukan dalam bentuk Intra-sentensial, disertai campur kode emblematic yang berfungsi menegaskan identitas budaya dan kedekatan penutur. Dengan demikian, penggunaan alih kode dan campur kode dalam interaksi jual beli di Pasar Omele Saumlaki mencerminkan fleksibilitas dan kreatifitas berbahasa masyarakat Tanimbar.


