Analisis Penerapan Literasi Pada Keterampilan Menyimak Peserta Didik Kelas II di SD Negeri Keboledan 03
Abstract
Program gerakan literasi sekolh adalah Salah satu perencanaan program pemerintah pendidikan yang tengah gencar dilaksanakan pada seluruh tingkat satuan pendidikan salah satunya jenjang sekolah dasar (SD). Tujuan dari program gerakan literasi sekolah yaitu menumbuhkan pembiasaan kegiatan positif diantarannya tanggap aktif, membaca, menulis, berbicara, kreatif dan menyimak. Untuk pencapaian tujuan program literasi tentu adanya komponen pendukung dalam melaksanakan kegiatan literasi agar pelaksanaanya lebih optimal. Pada penelitian ini merupakan penelitian metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada kelas II di SD Negeri Keboledan 03. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta keabsahan data penelitian ini yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik Hasil dari penelitian ini menunjukan, 1) program literasi dilaksanakan pada setelah kegiatan belajar mengajar, jadwal pelaksanaan literasi dilakukan selama enam hari aktif sekolah, pencapaian tujuan literasi pada keterampilan menyimak meliputi tiga indikator pencapaian tujuan yaitu kemampuan mendengarkan dan memperhatikan, kemampuan menjawab pertanyaa, dan kemampuan menceritakan kembali informasi yang didapat melalui menyimak. Guru menggunakan meode diskusi, tanya jawab dan ceramah, peran guru harus lebih optimal dikarenakan karakteristik peserta didik ada beberapa yang tidak displin dalam mengikuti kegiatan literasi dan adanya bentuk kerjasama kepala sekolah dan guru berupa evaluasi pelaksanaan literasi. 2) kendala yang mempengaruhi pelaksanaan program literasi pada kegiatan menyimak yaitu belum terdapat fasilitas perpustakaan, ruang pojok baca, minimnya buku bacaan, kendala tidak displin dari beberapa peserta didik dan kurangnya buku pedoman program literasi dan keterampilan menyimak untuk guru di SD Negeri Keboledan 03. Pada pelaksanaan program literasi khusunya pada kegiatan menyimak akan lebih berjalan optimal jika didasari komponen penunjang yang lebih memadainya
References
Anggia, V., Ariawan, N., & Agustin, E. D. (2019). Bermain Sebagai Sarana Mengembangkan Keterampilan Menyimak Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 2(2580–7412), 1–12.
Azisah, N. A., & Wahed, A. (2020). Pelaksanaan Program Pendidikan Full Day School di SMA. Jurnal Administrasi, Kebijakan Dan Kepimpinan Pendidikan, 1(2721–1886), 1–10.
Daeng, K., Amir, J., & Hamsa, A. (2010). Pembelajaran Keterampilan Menyimak (A. Mahmuddin (ed.); Cetakan pe).
Republik Indonesia. (2015). Permendikbud RI No 23 Tahun 2015 (Issue 1072). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Saptono, Y. J. (2016). Motivasi dan Beberhasilan Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, I(2502–8030), 1–24.
Wiratsiwi, W. (2020). Penerapan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2528–696), 1–9. https://doi.org/http://jurnal.umk.ac.id/index.php/RE
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D). Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R&D) (Cetakan ke). Alfabeta.
Susanto, H. (2020). Menumbuhkan Budaya Literasi Menyimak Pada Siswa Dengan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Script. Jurnal Pendidikan, Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 1(01), 1–11.
Suwandi, S. (2019). Pendidikan Literasi (H. Kurniawan & N. Asri (eds.); Cetakan Pe). PT Remaja Rosdakarya Offset - Bandung.
Wibowo, W. (2019). Pengelolaan Gerakan Literasi Sekolah Untuk Mendukung Karya Tulis Siswa Sekolah Dasar. 2(2), 279–288.
Wiratsiwi, W. (2020). Penerapan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2528–696), 1–9. https://doi.org/http://jurnal.umk.ac.id/index.php/RE


