Pengembangan Potensi Wisata Pantai Jai-Jai Raok Oleh Bumdes di Desa Padang Tanggung Kabupaten Kuantan Singingi
Abstract
The Jai-jai Raok Beach tourist attraction is one of the beach-style tourist destinations consisting of white sand and coconut trees that make this place look like a beach in general. Jai-jai raok beach is located in the village of Padang Responsi, Kuantan Singingi Regency. This study aims to determine how the development of jai-jai raok beach tourism by BUMDes Rajo Bujang. This research uses descriptive qualitative method because it is done by interview, observation, and documentation. The results of the study indicate that the development of this tourism is still quite good, but there are still many shortcomings that must be improved such as facilities and tourism promotion. In addition, there are also inhibiting factors from this development, namely poor fund management and tourism promotion that has not been maximized and also flooding caused by rain so that this beach activity stops.
References
Andajani, Erna, Fitri Novika Widjaja, and Andriani Eko Prihatiningrum. 2017. “Pengembangan Potensi Desa Wisata Melalui Analisa SWOT Di Kecamatan Kalitidu Bojonegoro.” Senaspro2: 909–15.
Atmoko, T. P. H. (2014). Strategi pengembangan potensi desa wisata Brajan kabupaten Sleman. Media Wisata, 12(2).
Binahayati (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Universitas Padjajaran.
Choridotul Bahiya, Wahyu Hidayar R, Sudarti (2018), "Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata di Pantai Duta Kabupaten Probolinggo" Jurnal ilmu Ekonomi Vol 2 Jilid 1/Tahun 2018 Hal. 95-103
Creswell, J. W. 2016. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Deddy Prasetya Maha Rani (2014), "Pengembangan Potensi Pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Studi Kasus Pantai Lombang), Jurnal Politik Muda, Vol. 3 No 3.
Fandeli, Chafid. 2002. Perencanaan Pariwisata Alam. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
Fitriani, A. and Savira, A., 2020. Strategi Pengembangan Potensi Wisata Desa Bone-Bone Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Al-Hikmah, 18(2), pp.135-150.
Hadinito, Kusudianto. Perencanaan pengembangan destinasi pariwisata. Jakarta: UI press, 1996
Marthalina 2019. Pengembangan Kawasan Wisata Karts Rammang-Rammang Di Kabupaten Maros. Insititut pemerintahan dalama negeri Jakarta. Jurnal manajemen pemerintahan volume 11 Nomor 2.
Pratomo, Bayu. M. (2016). Upaya Pengembangan Objek Wisata Di Kota Padang. Universitas Riau, Pekanbaru.
Prayogi, D., 2017. Pengembangan potensi wisata kuliner Kota Malang berbasis sumber daya lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 2(1), p.13.
Primadany, S. 2013. “Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata Daerah (Studi Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Daerah Kabupaten Nganjuk).” Jurnal Administrasi Publik Mahasiswa Universitas Brawijaya 1(4): 135–43.
Priyanto, Priyanto. "Pengembangan potensi desa wisata berbasis budaya tinjauan terhadap desa wisata di jawa tengah." Jurnal Vokasi Indonesia 4, no. 1 (2016).
Rangkuti Freddy.2021. analisis SWOT teknik membedah kasusu bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Rahayu, Karinda Puji, and Wiwik Sri Utami. "Pengembangan Potensi Wisata Edukasi di Kawasan Wisata Trawas Kabupaten Mojokerto." Jurnal Pendidikan Geografi 5.7 (2018).
Rahayu, T. U., Rijal, A. S., & Taslim, I. (2020). PENGEMBANGAN POTENSI WISATA ALAM SECARA SPASIAL DESA BONGO KECAMATAN BATUDAA PANTAI KABUPATEN GORONTALO (Spatial Natural Tourism Potential Development of Bongo District of Batudaa Pantai Gorontalo Regency). Jurnal Sains Informasi Geografi, 3(1), 1-9.
Rahmad Sanjaya Daulay, (2019)” Pengembangan Potensi Wisata Air Terjun Ponot Di Kabupaten Asahan (Studi Deskriptif Daya Tarik Wisata Air Terjun Ponot Di Desa Tangga, Kecamatan Aaek Songsongan, Kabupaten Asahan), Universitas Sumatera Utara
Rheza, Muhammad. 2019. “Pengembangan Kawasan Wisata Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis.” JOM FISIP 6.
Ridwan. 2020. EKONOMI DAN PARIWISATA. ed. Venesia Lisa Icha. Makassar: Penerbit GARIS KHATULISTIWA (Anggota IKAPI).
Salmiah, N., 2019. Pengembangan Potensi Wisata Desa Buluhcina Kabupaten Kampar. Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 3(1), pp.11-21.
Sudarsono, H., & Susantun, I. (2019). Pengembangan Potensi Wisata di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Agriekonomika, 8(1), 81-92.
Sunaryo bambang. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata. Yogyakarta: GAVA MEDIA
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta
Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Yoeti, Okta A. 1996. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung, Angkasa.
Supriatin, Titing (2008). Pengembangan Objek Wisata Pantai Suntolo Kawasan Wisata Pamengpeuk Garut Selatan. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.
Sutrisno, Ellen R., Charles R. Ngangi, and Caroline B. D. Pakasi. 2018. “Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata Kawasan Selat Lembeh Di Kota Bitung.” Agri-Sosioekonomi 14(2): 95.
Utami, S.M., 2013, June. Keterlibatan Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Potensi Wisata di Kabupaten Semarang. In Forum Ilmu Sosial (Vol. 40, No. 1).
Wardiyanto dan M. Baiquni. 2011. Perencanaan Dan Pengembangan Pariwisata. Bandung: Penerbit Lubuk Agung.
Wibowo, B.S. 2008.Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rajawali Graindo
Yoeti, Oka A. 2016. Perencanaan Dan Pembangunan Pariwisata. PT. Balai Pustaka Persero: Jakarta
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang kepariwisataan yang dijelaskan pada pasal 1.
Peraturan Gubernur Riau No 18 Tahun 2019 Tentang Pariwisata Halal.
Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Pengembangan Kepariwisataan Dan Tujuan Wisata.


