PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN RISIKO PADA TPK KOJA
Abstract
Pelabuhan digunakan untuk tempat kapal sandar serta daerah perpindahan intra dan antarmoda transportasi juga naik turun penumpang, bongkar muat barang, yang melingkupi terminal serta daerah berlabuh kapal. Manajemen Risiko merupakan hal yang paling penting dalam pengawasan terharap kegiatan yang ada disekitar demaga petikemas koja. Penelitian ini adalah penelitian semikuantitatif dengan desain penelitian observative analitik. Metode yang digunakan menggunakan formula perhitungan pada setiap variabel yang dipakai untuk menilai gambaran pelaksanaan manajemen risiko dan dapat mengindentifikasi bahasaya yang ditimbulkan bila terjadi kecelakaan kerja. Hasil penelitian menyarankan bahwa TPK Koja perlu meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan manajemen risiko, memperbaharui rancangan manajemen risiko mereka, serta menyiapkan sumber daya yang mumpuni dalam pelaksanannya
References
Acharyya, Madhu, Frazer Ball. “A Generic Framework to Measure The Performance of Enterprise Risk Management-evidence from an Empirical Study”. 2012.
Buku Panduan Health, Safety, and Environment (2015). Jakarta: VICO Indonesia.
Kadarisman, M., Yuliantini, Y., & Majid, S. A. (2017). Formulasi Kebijakan Sistem Transportasi Laut. Jurnal Manajemen Transportasi Dan Logistik,3(2),161.https://doi.org/10.25292/j.mtl.v3i2.101.
Kolluru, Bartell, et.al. Risk Assesment and Management Handbook for Environmental, Health, and Safety Professionals. New York: McGraw Hill, 1996.
United States, U.S. Departemen of Health and Human Services Food and Drug Aministration. Guidance for Industry. 2006.
Wang, Haiyuan. “Safety Factors and Leading Indicators In Shipping Organizations: Tanker and Container Operations”. 2008.
Wentz, Charles A. Safety, Health, and Environmental Protection Singapore; McGraw Hill. 1999.


